Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Kisah langka kebaikan manusia yang makin terkikis keserahakan berhembus dari Amerika Serikat. Seorang muslim pemilik kedai Burger King di San Jose, California mengembalikan tas berisi uang US$ 100 ribu atau setara Rp 1,22 miliar.
Tas berisi uang miliaran rupiah ini ditemukan tergeletak di salah satu meja dari restoran tersebut.
" Saya seorang muslim, dan kami yakin Anda harus berkeringan untuk mendapatkan uang," kata pemilik Burger King di jalan 1305 N Bascom Ave di San Jose, California, Altaf Chaus.
Altaf menegaskan, " Jika Anda tak berkeringa, itu bukan uang Anda."
Kisah tas berisi miliaran rupiah yang diserahkan ke polisisi ini bermula ketika sebuah bungkusan di temkan di restoran pada Rabu pekan lalu. Tas yang tertinggal di atas kurs itu ditemukan seorang pelayan di saat jam makan siang yang memang cukup sibuk.
Berharap akan ada orang yang mengambilnya, Chaus memutuskan untuk memidahkan uang itu ke meja kasir.
Usai beberapa jam menunggu, tak satupun orang yang datang mengambil tasnya tersebut. Chaus memutuskan untuk membuka tas itu dengan harapan bisa menemukan identitas dari si pemilik.
" Ketika resleting tas dibuka, saya melihat tumpukan uang terbungkus karet," kenang Chaus. " Saya langsung menelepon polisi."
Setidaknya terdapat 10 ikat uang dalam tas itu. Setiap ikat uang ditaksir bernilai US$ 10 ribu. " Saya begitu terkejut, saya tak pernah melihat uang sebanyak itu sepanjang hidup saya," ujarnya seperti dikutip Dream dari laman Onislam.net, Senin, 1 Desember 2014.
Chaus merupakan imigran India yang memutuskan berada nasib di Amerika Serikat sejak 26 tahun yang lalu. Saat tiba di tanah Paman Sam, Chaus harus bekerja tiga jenis pekerjaan sekaligus.
Kerja keras memang harus dilakukan Chaus mengingat dirinya harus menanggung kehidupan orang tua dan tiga saudaranya. Sampai akhirnya, Chaus mampu mengumpulkan uang untuk membeli lisensi Burger King.
Mendapat laporan itu, petugas polisi memutuskan untuk menggeladah tas tersebut. Hasilnya mengejutkan. Selain uang, ditemukan juga bungkusan mariyuana, beberapa lembar kertas dengan nomo telepon serta bukti transfer uang.
" Tak ada satupun orang yang berani mengambil tas itu," ujar Chaus.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya