Ayam Bakar Tebar Racun, Warga Inggris Dilanda Panik

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 28 November 2014 09:45
Ayam Bakar Tebar Racun, Warga Inggris Dilanda Panik
Pemerintah AS lewat Food Standard Agency tengah melakukan penelitian terhadap perkembangan bakteri campylobacter pada hewan unggan seperti ayam.

Dream - Penggemar ayam bakar hendaknya lebih waspada menyantap makanan kaya protein hewani ini. Sebuah survei di Amerika Serikat menemukan jumlah ayam yang terpapar campylobacter makin meningkat.

Campylobacter adalah bakteri yang seringkali menyebabkan aboris pada binatang. Bakteri ini juga bisa memicu keracunan makanan bagi manusia yang menyantapnya.

Pada studi yang dikeluarkan pada wal tahun ini, Food Standards Agency (FSA) Amerika Serikat menemukan 6 dari 10 ayam bakar mengandung zat berbahaya campylobacter.

Namun, mengutip laporan Dailymail.co.uk, Jumat, 28 November 2014, sejumlah pelaku industri yakin laporan FSA terbaru akan menunjukan temuan yang jauh lebih buruk dari sejumlah ayam yang dibeli sepanjang musim panas.

Sebuah website FoodManufacture.co.uk bahkan memperkirakan 9 dari 10 sampel ayam yang dites diduga mengandung bakteri.

Pemerintah, pemilik supermarket, dan produsen di AS sebetulnya telah mengetahui masalah campylobacter lebih dari satu dekade terakhir.

Janji untuk mengurangi tingkat paparan bakteri dalam daging ayam hingga kini belum menunjukan perbaikan.

Bakteri campylobacter diduga memicu 280 ribu kasus keracuan makan dalam setahun terakhir. 100 di antaranya bahkan mengalami kematian.

Chief Executive dari Komisi Ternak Inggris (British Poultry Council) Andrew Large mengatakan terdapat alasan tepat untuk percaya jika temuan terbaru akan menunjukan peningkatan jumlah unggas yang terpapar bakteri.

Hal ini terjadi karena survei yang dilakukan mencakup wilayah yang sangat luas sepajang musim panan. Di waktu ini, aktivitas penyebaran bakteri ini memang berlangsung dengan cepat.

" Cukup adil jika mengatakan campylobacter mempunyai dampak musimam. Merujuk pada pengalaman yang ada, memang ada tren kenaikan selama musim panas," katanya.

Beri Komentar