Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Banjir Di Desa Teluk Pandeglang. ©2018 Merdeka.com/Dwi Prasetya
Dream - Pasca Tsunami Banten akhir pekan lalu, musibah alam kembali terjadi di lokasi lain di Indonesia. Sebanyak 700 rumah di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, terendam banjir setinggi 10 hingga 150 centimeter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat, mengatakan, banjir disebabkan curah hujan tinggi dan naiknya air laut ke pemukiman warga.
"Benar banjir, air mulai masuk ke pemukiman sejak dini hari tadi di beberapa titik di Kecamatan Labuan," ujar Asep, kepada merdeka.com, Rabu, 26 Desember 2018.
Warga Kampung Sukahati, Hamdan, mengatakan banjir dipengaruhi hujan yang terjadi sejak semalam.
"Ketinggian sampai ke lutut orang dewasa, yang terparah di kampung Makui, Labuan," ujar Hamdan.
Sementara itu, warga Desa Teluk, Mulyanto mengatakan, kerap mengeluhkan penyempitan sungai di kampungnya. Keluhan itu dia sampaikan sejak 2013.
"Sudah dari tahun 2013, saya itu bilang sama pemda kalau ini harusnya dinormalisasi. Tapi, enggak pernah diturutin permintaan warga," ujar Mulyanto.
Saat ini, lima perahu karet sudah disediakan oleh petugas gabungan, dari TNI, Polri, dan Basarnas. Perahu karet disediakan untuk mengevakuasi warga dan mengantarkan bahan makanan bagi warga yang bertahan di rumahnya.(Sah)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia, Apakah Kewarganegaraan Indonesia Bisa Hilang?



Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin

Tak Harus Gula Pasir, Ini 5 Pemanis Kopi yang Direkomendasikan Ahli Gizi

Berat Badan Naik Padahal Merasa Makan Sedikit? Ini 9 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Harga Ponsel dan Barang Kebutuhan Hampir Sama di Seluruh Negeri, Mengapa UMR Bisa Jauh Berbeda?