Pasien di Jambi Terinfeksi Virus Zika

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 4 Februari 2016 12:45
Pasien di Jambi Terinfeksi Virus Zika
Menko PMK, Puan Maharani mengatakan seorang pasien di Jambi terinfeksi virus Zika tahun lalu.

Dream - Seorang pasien di Jambi terinfeksi virus Zika pada tahun lalu. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, pasien tersebut sudah ditangani dan sudah sembuh.

Demikian disampaikan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu 3 Februari 2016.

Menurut Puan, pemerintah siap mengantisipasi penyebaran virus Zika agar jangan tidak menjadi wabah di Indonesia. Dia meminta masyarakat berpartisipasi dengan menjaga kebersihan, termasuk mencegah tempat-tempat berkembangnya jentik nyamuk.

“ Caranya, membersihkan seluruh genangan air, sampah, selokan, jamban, toilet, WC, dan lain-lain. Ini kami juga akan mendorong ke semua setiap sekolah,” kata Puan. [Baca juga: Jika Terinfeksi Virus Zika, Ini yang Harus Dilakukan]

“ Kami harapkan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat untuk bisa menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing, memberikan obat larvasida, pemati jentik nyamuk, yang ada di got-got atau selokan-selokan,” tambah dia.

Menurut Puan, gejala virus Zika hampir sama dengan demam berdarah (DBD). Antara lain, demam, kulit berbintik merah, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, peradangan selaput lendir mata, dan lemah.

“ Gejala itu terjadi 2-7 hari dan pada beberapa kasus Zika dilaporkan adanya gangguan saraf sesudahnya,” terang dia. [Baca juga: Kenali Gejala Infeksi Virus Zika]

Namun Puan mengatakan, belum ada bukti ilmiah yang menyebutkan virus Zika sebagai pemicu mengecilnya ukuran kepala pada janin.[Baca juga: Virus Zika Membuat Otak Janin Mengecil]

Sementara, Presiden Joko Widodo memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus Zika. Menurut Jokowi, ada tiga langkah yang harus dilakukan dalam menghadapi kemungkinan penyebaran virus Zika.

Pertama, perlu segera dilakukan deteksi sedini mungkin untuk mengetahui seawal mungkin munculnya kasus penyebaran virus ini. [Baca juga: Bahaya dan Pencegahan Infeksi Virus Zika]

“ Juga perlu disediakan kanal untuk pelaporan yang cepat dan sistem pengawasan yang ketat dan sistematis,” tambah Presiden Jokowi.

Langkah kedua, melakukan langkah-langkah intensif dalam pencegahan dan kampanye untuk menggerakkan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk yang menjadi vektor penular virus.

“ Lakukan terus pendidikan (edukasi) kepada masyarakat dalam mencegah penyebaran virus ini,” ujar Presiden.[Baca juga: Ini Cara Mencegah Virus Zika

Terakhir, Jokowi memerintahkan agar kementerian dan lembaga terkait mempersiapkan respons cepat dalam penanggulangan virus Zika ini. (Sumber: setkab.go.id)

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup