Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar (dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengeluarkan sikap melarang kampanye Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Larangan ini menyusul adanya pernyataan sikap MUI dan beberapa lembaga agama lain berisikan penolakan paham ini di Indonesia.
Wakil Rais Aam PBNU, Miftahul Akhyar mengatakan penolakan terhadap LGBT merupakan fitrah manusia untuk melindungi keturunan. Akhyar mengatakan fitrah kemanusiaan dan perlindungan terhadap keturunan merupakan bagian penting dalam Islam
"Perilaku LGBT merupakan aktivitas menyimpang dan tidak sesuai dengan fitrah manusia. Untuk itu, pelakunya harus direhabilitasi," kata Kyai Akhyar di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis, 26 Februari 2016.
Akhyar memberikan penjelasan pola rehabilitasi akan menjadi solusi konkrit atas masalah LGBT. Untuk mewujudkan rencana itu, PBNU meminta bantuan semua pihak mulai dari pusat hingga daerah untuk menjamin terlaksananya proses rehabilitasi.
Disinggung mengenai peran pesantren NU dalam membantu proses rehabilitasi, Akhyar akan membuka pintu untuk pemulihan pelaku LGBT. Dia bahkan menggangap dengan membantu pemulihan pelaku LGBT untuk kembali normal merupakan jalan lain untuk mendapatkan pahala.
"Kami menganggap mereka itu wahana untuk berdakwah, untuk mendapatkan pahala. Kita tidak boleh antipati dan membenci mereka," ucap dia.
Lebih lanjut, Akhyar mengatakan pihaknya akan berencana mendorong PBNU membuka layanan untuk proses rehabiltasi mereka. PBNU akan mencoba menfasilitasi para pelaku LGBT agar kembali normal.
"NU akan mengupayakan membuka fasilitas untuk membantu mereka. Kalau ada dana akan kita buatkan pondok untuk mereka. Tapi, kami akan bicarakan terlebih dahulu," kata dia. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya