Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pedang Emas Kapolri Dari Raja Saudi Dilaporkan Ke KPK (Facebook/Divisi Humas Polri)
Dream - Mabes Polri memutuskan menyerahkan pedang berwarna emas hadiah dari Kerajaan Arab Saudi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk kepatuhan Polri terhadap hukum.
Penyerahan tersebut dilakukan oleh Korpspripim Kapolri Kombes Pol Dadang didampingi Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. Pedang `emas` tersebut diterima oleh Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.
Dadang mengatakan penyerahan tersebut merupakan bentuk laporan gratifikasi pejabat negara.
" Dengan penyerahan ini, nanti ke depannya kita menunggu keputusan KPK terkait cinderamata ini," kata Dadang, dikutip dari akun Facebook Divisi Humas Polri, Selasa, 7 Maret 2017.
Saat penyerahan, Dadang dan Laode sempat menyentuh pedang itu. Untuk melihat bentuk aslinya, Dadang kemudian menarik gagang dari sarungnya. Terlihat bilah pedang mengkilat terkena cahaya lampu.
Pada bagian gagang dan sarung, pedang tersebut tampak dilapisi emas murni.
Terkait penyerahan ini, Laode mengatakan cinderamata itu akan segera ditangani bagian gratifikasi. Menurut dia, petugas bagian gratifikasi tidak akan mengecek keaslian emas di pedang tersebut.
" Biasanya butuh wakti 10-15 hari menyelesaikan laporan, setelah itu akan kami laporkan apakah bisa disimpan atau di diletakkan di museum, nanti akan kami laporkan," kata Laode.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya