Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Keterlaluan, Sekolah Bercanda Tuduh Pelajar Berhijab Bawa Bom

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 16 Desember 2015 08:01
Keterlaluan, Sekolah Bercanda Tuduh Pelajar Berhijab Bawa Bom
Pelajar ini mengabari ayahnya atas kejadian tersebut dan membuat sang ayah marah.

Dream - Kekerasan berbasis rasial kembali terjadi. Kali ini menimpa pelajar berhijab usia 13 tahun yang sekolah di Sekolah Menengah Shiloh Gwinnet County, Georgia, Amerika Serikat.

Pelajar itu diminta berhenti oleh salah seorang guru sebelum masuk kelas. Guru itu lalu bertanya apakah ada bom di dalam tas pelajar itu lalu menyuruhnya pergi ke lorong.

Pelajar yang tidak disebutkan namanya itu memilih tidak menghiraukan pertanyaan guru tersebut dan tetap mengikuti kelasnya. Tetapi, dia mengikuti kelas itu dengan perasaan jengkel.

" Itu sangat tidak sopan. Saya datang ke sini untuk belajar. Dan di akhir hari, saya tetap mendapatkan nilai A atau B dan meninggalkan kelasnya," kata pelajar itu.

Setelah jam sekolah berakhir, pelajar itu mengirimkan pesan singkat kepada ayahnya, Abdirizak Aden, mengabarkan ada kesalahan yang terjadi. Pesan singkat itu membuat Aden marah dan langsung menjemput anaknya.

Aden tidak terima anaknya diperlakukan demikian. Ini sangat bertolak belakang dengan apa yang sudah dia ajarkan kepada putrinya untuk tidak membenci orang lain.

" Saya tidak pernah mengajari anak saya membenci orang lain atau berpikir mereka lebih baik ketimbang orang lain. Saya tidak ingin anak siapapun memperlakukan anak saya seperti itu," ujar Aden.

Juru bicara SMP Gwinnet County membenarkan insiden tersebut. Meski mengakui ini tidak pantas terjadi, tetapi mereka tidak yakin insiden tersebut dilakukan dengan dilandasi niat buruk, melainkan hanya lelucon.

Kepala sekolah dan guru yang bersangkutan menyatakan telah meminta maaf atas insiden ini.

Sumber: mirror.co.uk

Beri Komentar