Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Band Wali Minta Maaf ke Menag, Ada Apa?

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 16 Desember 2015 07:15
Band Wali Minta Maaf ke Menag, Ada Apa?
Menag Lukman Saifuddin yang membanggakan grup band Wali di depan Menteri-PMK dibuat marah lantaran grup ini tidak datang dalam acara Deklarasi Mental.

Dream - Grup musik Wali menemui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Kedatangan grup musik ini untuk meminta maaf kepada Lukman lantaran tidak menghadiri acara Deklarasi Mental yang digelar di Hall Basket Senayan pagi tadi.

Di depan menteri, Manajer Band Wali, Adzee Ridwan mengatakan keterlambatan tersebut karena salah satu personel bandnya, Apoy dalam kondisi yang tidak fit.

" Apoy sebetulnya dalam kondisi yang tidak fit tapi dipaksa datang. Tapi, ketika anggota wali datang tim teknis yang memegang acara sudah beda,” ujar Adzee di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa, 15 Desember 2015.

Kedatangan grup musik yang terdiri dari Aan Kurnia (Apoy), Farhan Zainal Muttaqin (Faank), Hamzah Shopi (Ovie) dan Ihsan Bustomi (Tomi) hari ini diterima Lukman di ruang kerjanya.

Lukman mengatakan sempat membanggakan grup musik ini kepada Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK) Puan Maharani. Bagi Lukman, Wali punya karakter yang dekat dengan pesantren.

" Saya berkata ke Bu Puan, band Wali ini identik dengan madrasah dan pesantren. Mereka mengartikulasikan pesan-pesan dalam budaya pesantren," kata Lukman saat berbincang dengan personel Wali.

Tetapi, setelah agak lama menunggu, ternyata Wali tidak juga manggung. Hal ini membuat Lukman marah kepada panitia penyelenggara usai acara digelar.

Kabar kemarahan Lukman ternyata sampai ke Wali. Alhasil, mereka menemui Lukman untuk meminta maaf.

Permintaan maaf itu pun diterima oleh Lukman. Bahkan, ke depan terdapat kemungkinan kerjasama antara Kemenag dengan Wali terkait program pemberdayaan pesantren.

" Allah itu menciptakan segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Semoga ada hikmah di balik kejadian seperti ini," ucap Lukman.

Beri Komentar