Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Gas Awan Dan Debu Bercahaya (Daily Mail)
Dream - Sebuah teleskop raksasa di Chile berhasil merekam gas awan dan debu bercahaya yang disebut CG4 pada jarak 1.300 tahun cahaya dari Bumi.
Kumpulan gas dan debu di langit atau disebut globul komet. Bersinar sangat terang dan terlihat seperti menggenggam bintang-bintang di sekitarnya.
Karena memiliki penampakan seperti itulah, CG4 juga mendapat julukan 'Tangan Tuhan'.
Sementara astronom lainnya menyebut citra yang diambil oleh Very Large Telescope (VLT) milik European Southern Observatory (ESO) itu sebagai Mulut Monster.
Julukan itu disematkan pada CG4 karena ia memiliki semacam kepala makhluk buas dengan diameter 1,5 tahun cahaya dan ekor yang panjangnya bisa mencapai 8 tahun cahaya. Dalam dunia astronomi, 'Tangan Tuhan' termasuk nebula kecil.
Meski pada gambar terlihat sangat terang, pada kenyataannya objek ini sangat samar sehingga sulit untuk dideteksi.
Mengapa CG4 dan globul komet lainnya memiliki bentuk yang berbeda-beda masih menjadi bahan perdebatan di kalangan astronom.
Namun ada dua teori yang muncul. Teori pertama menyebutkan globul komet kemungkinan adalah nebula berbentuk bola, yang kemudian pecah dan membentuk objek langit yang unik-unik.
Pecahnya bentuk bola tersebut mungkin disebabkan oleh efek meledaknya supernova di sekitarnya.
Sementara teori lainnya menyimpulkan bahwa globul komet dibentuk oleh angin bintang dan radiasi ion dari bintang-bintang panas yang berukuran besar.
Efek dari peristiwa itu awalnya menyebabkan terbentuknya formasi aneh yang dikenal sebagai belalai gajah dan akhirnya globul komet.
Namun para astronom masih berharap dapat mempelajari CG4 lebih mendalam. Mereka harus mengetahui massa, kepadatan, temperatur dan kecepatan gas yang ada dalam CG4.
(Ism, Sumber: Daily Mail)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
