Temuan Mengejutkan Pengacara Korban Soal Aset First Travel

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 31 Juli 2018 11:00
Temuan Mengejutkan Pengacara Korban Soal Aset First Travel
Riesqi semula ingin melakukan upaya hukum atas temuan itu. Tapi.....

Dream - Beberapa waktu lalu beredar video mobil Pajero sport melintas di jalanan Jakarta Timur. Video tersebut membuat heboh lantaran mobil itu diketahui sebagai salah satu aset First Travel yang seharusnya disita oleh Kejaksaan Negeri Kota Depok, Jawa Barat.

Kuasa hukum korban First Travel, Riesqi Rahmadiansyah mengaku sempat berencana melakukan upaya hukum terkait aset tersebut. Ini lantaran pihak kejaksaan Depok menyatakan mobil itu berada dalam status pinjam pakai.

" Tadinya kita mau upaya hukum, cuma tiba-tiba ternyata bukan pinjam pakai lagi, berubah jadi jual beli. Ya kita mau tunggu dulu sampai ada final statement dari kejaksaan," ujar Riesqi di Depok, Jawa Barat, Senin 30 Juli 2018.

Dia pun mendesak kejaksaan segera menyerahkan berita acara pinjam pakai atas mobil tersebut. Hal ini sebagai bukti aset tersebut tidak hilang.

Yang lebih mengejutkan, kata Riesqi, beberapa aset bangunan milik Andika Surachman dan Annisa Hasibuan dilaporkan sudah pindah nama. Salah satunya, restoran yang berada di London, Inggris.

" Saya mendapat informasi sekitar 3 jam lalu aset di London katanya sudah beralih. Ini yang akan saya cari. Kalau benar sudah beralih, kita akan cari tahu siapa yang mengalihkan tersebut," ucap dia.

Pada kesempatan yang sama, Kuasa Hukum Andika Surachman, Muhammad Akbar, juga mempertanyakan aset berpindahnya kepemilikan aset tersebut. Bahkan, mereka mengaku tidak memiliki salinan aset secara rinci yang disita oleh negara.

" Aset yang disita itu tidak terperinci dari amar satu sampai 529, tidak terperinci, tidak sinkron," kata Akbar.

Akbar mengatakan sudah telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan salinan aset yang ada di dokumen P21. Sayangnya, belum ada tanggapan dari kejaksaan.

" Kami sudah mengirim surat, memfollow up terus ke Kejagung, ke kejaksaan (Kejari Depok) juga. Cuma belum ada respon yang baik dari kejaksaan," kata dia.

Lebih lanjut, Akbar menegaskan dugaan peralihan nama mobil yang berkeliaran di wilayah Jakarta Timur sebelum masa persidangan Andika itu tidak benar.

Beri Komentar