Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Dream - Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa, memberikan penjelasan mengenai penyebaran Covid-19 di lingkungan Sekolah Calon Perwira TNI AD. Dia mengatakan terungkapnya penyebaran tersebut berawal dari ketidaksengajaan.
Menurut Andika, awalnya ada dua siswa calon perwira yang berobat ke Rumah Sakit Dustira TNI AD Cimahi. Masing-masing juga tidak mengeluhkan tanda-tanda sakit mengarah Covid-19.
" Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang," ujar Andika, dikutip dari Liputan6.com.
Dua siswa tersebut kemudian menjalani tes usap (swab test). Ketika hasilnya keluar, keduanya dinyatakan positif Covid-19.
Setelah mendapat kabar dua siswa terkena Covid-19, Andika memerintahkan semua siswa dan staf Secapa menjalani tes cepat (rapid test). Hasilnya, 187 orang dinyatakan reaktif.
Untuk mendapatkan hasil lebih meyakinkan, Andika juga memerintahkan dilakukan tes usap. 1.200 orang personel TNI AD di Secapa dinyatakan postif Covid-19.
Andika mengatakan data terkini per Sabtu, 11 Juni 2020, ada 1.280 personel di Secapa dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdiri dari 991 siswa dan 289 staf beserta keluarganya.
Mayoritas personel yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak memiliki gejala apapun. Hanya sedikit personel yang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami gejala atau sedang mengidap sakit lainnya.
Sejauh ini, kata Andika, ada 16 dari 17 personel TNI AD yang masih dirawat. Satu orang sudah dinyatakan negatif meski belum diizinkan pulang.
" Dan 16 yang masih positif tapi semuanya sudah tidak merasakan gejala apapun juga. Yang satu negatif tetap di sana karena memang masalah TBC atau paru-paru," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya