Pesan di Balik Lirik Nasida Ria, Bikin Tercengang!

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 1 November 2017 19:00
Pesan di Balik Lirik Nasida Ria, Bikin Tercengang!
`Tahun 2000` menjadi salah satu lirik paling futuristik.

Dream - Grup musik kasidah Nasida Ria telah dikenal masyarakat luas sejak 1980an. Sebanyak 400an lagu dalam 34 album telah mereka rilis.

Lagu berjudul Perdamaian ciptaan KH Buchori Masruri menjadi salah satu yang fenomenal. Lagu tersebut bicara soal perang yang menggebu. Berlatar belakang perang dingin, lagu itu hendak menyampaikan pesan-pesan damai bagai semua kalangan.

" Pesannya ya ke seluruh dunia. Universal saja," kata Manajer Nasida Ria, Choliq Zain, saat berbincang dengan Dream melalui sambungan telepon, Senin 30 Oktober 2017.

Nasida Ria menampilkan lagu dengan gaya yang menarik. Mereka dapat menyampaikan kisah-kisah kenabian hingga membayangkan peradaban di zaman mesin.

Lagu berjudul Air Zam-zam misalnya, menceritakan kisah kemunculan air zam-zam yang kerap menjadi buah tangan jemaah haji. Lagu dibuka dengan lirik saat Nabi Ismail masil kanak-kanak.

Tak hanya itu, lagu tersebut juga menceritakan perjuangan ibunda Nabi Ismail, Siti Hajar, yang berlari dari bukit Sofa ke bukit Marwah.

Dari bukit Sofa dan ke bukit Marwah
hampir putus asa, karena tak tahan dahaga
tiba-tiba air mengalir pada kedua kaki Nabi Ismail, seraya berkata 'zami-zami' sejak dinamakan dinamakan air zam-zam

Choliq mengaku, jelajah imajinasi Buchori dalam mencipta lagu memang luas. Choliq menyebutnya futuristik.

Lagu berjudul Tahun 2000 misalnya, berkisah mengenai manusia yang berkawan dengan mesin. " Orang tidak akan percaya, tahun 1980an orang bikin itu (lagu)," ujar dia.

Simak liriknya,

tahun duaribu kerja serba mesin,
berjalan berlari menggunakan mesin
manusia tidur berkawan mesin,
makan dan minum dilayani mesin

Buchori seolah membayangkan pada era milenial ladang dan sawah terganti dengan gedung, lapangan pekerjaan semakin sulit, dan lingkungan menjadi tercemar. Pesan pun diberikan.

wahai pemuda remaja
sambutlah tahun 2000
penuh semangat
dengan bekal ketrampilan,
serta ilmu dan iman
bekal ilmu dan iman

Selain membekali ilmu dan iman, Nasida Ria berpesan kepada remaja agar ingat pesan nasihat orang tua. Pesan tersebut disampaikan dalam lagu Nasihat Pergaulan.

Kupinta padamu
hai kaum remaja ingat selalu nasihat ayah bunda
kebebasan pergaulan itu sangat berbahaya
apalagi muda-mudi antara kaum remaja

Sebab, kata Nasida Ria, tak menghiraukan nasihat orang tua sama halnya dengan mengikuti nafsu setan.

nasihat orang tua tak dihiraukan
turutkan nafsu syaitan
timbulkan penderitaan
kebebasan pergaulan akhirnya jadi sesalan

Rasa sesal dosa masa lalu harus ditempuh dengan bertobat. Buchori juga punya lirik soal pertobatan. Judulnya, Banyak Dosa Bertaubatlah.

makin hari usiaku makin berkurang
sedang dosaku makin bertambah
bagaimana ku menanggung dosa itu?
...
Bertaubatlah!
Selagi pintu taubat masih terbuka.

Beri Komentar