Teks Ulasan: Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, Kaidah, Dan Langkah Penyusunan

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 23 Oktober 2020 09:48
Teks Ulasan: Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, Kaidah, Dan Langkah Penyusunan
Teks ulasan berisi penilaian terhadap sebuah karya.

Dream – Teks ulasan adalah sebuah bentuk penilaian yang membahas berbagai jenis karya. Misalnya seperti novel, drama, puisi, cerpen, artikel, bahkan karya seni seperti lukis tari, musik, kriya, hingga film.

Teks ulasan tersebut berguna untuk memberikan penilaian baik berupa saran ataupun kritik. Sehingga segala bentuk masukan yang diberikan, dapat dijadikan pertimbangan dalam membuat karya lain.

Selain itu, teks ulasan juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak bagaimana standar kelayakan suatu karya karena dalam teks ulasan terdapat kelebihan dan kekurangan suatu karya.

1 dari 7 halaman

Pengertian Teks Ulasan

Ilustrasi© Pexels.com

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ulasan adalah kupasan, tafsiran atau komentar. Sedangkan mengulas mempunyai arti berupa memberikan penjelasan, komentar, menafsirkan dalam bentuk pendapat dan sebagainya.

Teks ulasan disebut juga sebagai resensi. Istilah resensi berasal dari bahasa Belanda, resentie, yang artinya kupasan atau pembahasan.

Jadi, teks ulasan adalah pembahasan atau kupasan tentang karya baik karya sastra atau karya seni yang berisi kelebihan dan kekurangan, sehingga dapat menjadi informasi tambahan bagi masyarakat luas dan menjadi pertimbangan bagi si pemilik karya.

Saat mengulas sebuah karya, pengulas tersebut harus memiliki sikap kritis agar hasil ulasannya bisa memberi sebuah kontribusi bagi kemajuan karya tersebut.

2 dari 7 halaman

Ciri-Ciri Teks Ulasan

Terdapat beberapa ciri dari teks ulasan, diantaranya:

  1. Memuat info berdasar pandangan atau opini penulis tentang suatu karya atau produk
  2. Opini berdasar fakta.
  3. Menggunakan kata hubung atau konjungsi penerang, seperti yakni, yaitu, dan bahwa.
  4. Menggunakan kata konjungsi temporal, seperti kemudian, semenjak, sejak, dan akhirnya.
  5. Menggunakan kata konjungsi penyebab, seperti sebab dan karena.
  6. Menggunakan kalimat pernyataan berupa rekomendasi atau saran pada bagian akhir teks. Biasanya ditandai dengan kata harus, sebaiknya, hendaknya, dan jangan.
  7. Menggunakan kata-kata sifat sikap, seperti lembut, antagonis, protagonis, nakal, teladan, eksotis, dan lain sebagainya.
  8. Menggunakan kata benda yang mengacu pada manusia, binatang atau benda lainnya, serta konsep atau pengertian.
  9. Menggunakan kata kerja yang mempunyai arti perbuatan, proses atau keadaan bukan sifat.
  10. Menggunakan kata-kata metafora, yakni pemakaian kata atau kelompok kata bukan makna sebenarnya. Namun, sebuah kiasan atau lukisan berdasarkan persamaan dan perbandingan.
  11. Menggunakan kata rujukan yang merujuk sebuah partisipan tertentu.
  12. Menggunakan kalimat majemuk. Baik itu kalimat majemuk bertingkat maupun kalimat majemuk setara.
3 dari 7 halaman

Struktur Teks Ulasan

Ilustrasi© Pexels.com

 

Struktur yang harus ada dalam teks ulasan, antara lain:

Identitas

Identitas dalam teks ulasan berisi judul karya, nama pengarang, waktu pembuatan dan penerbitan, serta identitas lain yang berhubungan dengan karya tersebut.

Identitas biasanya ditulis sebelum teks ulasan atau tidak dinyatakan secara langsung, seperti pada teks ulasan perihal lagu atau film.

 

Orientasi

Orientasi merupakan suatu gambaran umum dari sebuah karya yang akan diulas. Gambaran umum di sini dapat berupa nama, kegunaan, latar belakang, dan lain sebagainya.

 

Tafsiran

Tafsiran berupa opini atau pendapat dari si pengulas setelah ia mempelajari karya tersebut.

Biasanya para penulis teks ulasan akan membandingkan karya yang mirip untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya.

 

Evaluasi

Penulis atau pengulas harus melakukan evaluasi karya, mulai penampilan hingga produksi yang berisi gambaran tentang detail suatu karya. Evaluasi yang dilakukan bisa berupa bagian, ciri-ciri, dan kualitas karya.

Penulis juga menyebutkan bagian-bagian yang sangat bernilai atau kelebihan karya dan juga bagian yang masih kurang dari sebuah karya.

Sehingga nantinya semua bentuk saran dan kritikan tersebut dapat menjadi masukan bagi si pengarang kedepannya.

 

Rangkuman

Pengulas harus memberikan ulasan terakhir mengenai kesimpulan dari suatu karya. Pada bagian ini berisi komentar dari penulis, apakah karya tersebut berkualitas atau justru tidak layak untuk dinikmati.

Ulasan ini akan sangat membantu bagi para penikmat karya dan menjadi tambahan pengetahuan terkait karya tersebut.

4 dari 7 halaman

Tujuan Teks Ulasan

 

Tujuan dari teks ulasan adalah:

  • Membantu pembaca mengetahui isi suatu karya.
  • Memberi pandangan atau penilaian terhadap suatu karya.
  • Memberi informasi pada publik tentang kelayakan suatu karya.
  • Memberi informasi pada pembaca kelebihan dan kekurangan karya yang diulas.
  • Memberi tahu serta mengajak pembaca untuk merenung, berpikir, juga berdiskusi mengenai masalah pada suatu karya.
  • Memberi pertimbangan pada pembaca, apa suatu karya tersebut pantas dinikmati atau tidak.
  • Memudahkan pembaca memahami hubungan suatu karya dengan karya lain yang serupa.
  • Memberi pertimbangan pembaca sebelum memilih, membeli, dan menikmati suatu karya.
  • Tahu perbandingan karya yang diulas dengan karya lain sejenisnya.
  • Memberi informasi komprehensif tentang suatu karya.
5 dari 7 halaman

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Ilustrasi© Pexels.com

 

Ada beberapa kaidah kebahasaan teks ulasan, antara lain sebagai berikut:

  1. Teks ulasan mengandung penekanan pada unsur-unsur yang akan dibahas
  2. Menggunakan kalimat opini berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan
  3. Memakai kata kerja material dan kata kerja relasional.
  4. Memakai konjungsi internal dan konjungsi eksternal.
  5. Memiliki karya lain sebagai pembanding untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan karya
6 dari 7 halaman

Jenis Teks Ulasan

 

Jika dilihat dari segi isi, maka teks ulasan terbagi menjadi beberapa jenis:

Teks ulasan deskriptif

Teks ulasan ini berisi gambaran detail tiap bagian karya. Teks ulasan ini sering dilakukan pada karya fiksi untuk mendapat gambaran jelas tentang manfaat, pentingnya informasi, serta kekuatan argumentatif yang dituangkan penulis pada sebuah karya.

Teks ulasan informatif

Teks ulasan ini lebih menekankan pada kelebihan dan kekurangan karya tersebut. Informasi yang disampaikan lebih sedikit. Karena tidak menyampaikan isi karya secara keseluruhan.

Teks ulasan kritis

Teks ulasan ini berisi ulasan suatu karya yang terperinci dan mengacu pada metode atau pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Biasanya teks ulasan ini ditulis secara objektif dan kritis, serta tidak berdasar pandangan subyektif dari pengulas semata.

7 dari 7 halaman

Langkah Penyusunan Teks Ulasan

Ilustrasi© Pexels.com

 

Terdapat beberapa cara untuk menyusun teks ulasan, yaitu sebagai berikut:

  1. Menentukan terlebih dahulu tema atau topik yang sesuai dengan karya yang diulas.
  2. Mencatat identitas dari karya.
  3. Menuliskan sinopsis dari karya.
  4. Memasukkan pendapat atau argumen penulis mengenai unsur intrinsik dari suatu karya.
  5. Memberikan penilaian atau rekomendasi dari karya.
  6. Membahas isi dari ulasan karya berdasarkan ciri kebahasaan.
  7. Menulis ulasan suatu karya berdasarkan pada kaidah penulisan teks ulasan.

 

(Sumber: Liputan6.com dan sumber lainnya)

Beri Komentar