Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pemerintah Quebec, sebuah provinsi di Kanada, akan melarang penggunaan penutup wajah untuk masyarakat yang menggunakan layanan pemerintah. Keputusan itu muncul setelah undang-undang mengenai larangan itu disahkan pada Rabu, 18 Oktober 2017.
Undang-undang yang mengatur pelarangan pemakaian wajah itu mulai berlaku pada 1 Juli 2018. Tetapi, dalam undang-undang tersebut tidak ditentukan batasan mengenai bagian wajah yang dilarang.
Gubernur Quebec Philippe Couillard, dilaporkan The Independent, beralasan ketentuan itu dibuat untuk interaksi identitas dan keamanan dalam masyarakat.
" Kami berada dalam masyarakat yang bebas dan demokratis. Anda berbicara kepada saya, saya harus melihat wajah Anda, dan Anda harus melihat wajah saya. Sesederhana itu," kata Philippe.
Dewan Nasional Muslim Kanada prihatin dengan disahkannya undang-undang tersebut.
" Perundang-undangan ini adalah pelanggaran kebebasan beragama yang tidak dapat dibenarkan," kata direktur eksekutif Dewan Nasional Muslim Kanada, Ihsaan Gardee.
Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan dia akan terus memastikan semua orang Kanada dilindungi oleh piagam hak dan kebebasan bernegara, " Sambil menghormati pilihan yang berbeda majelis legislatif bisa dibuat."
Orang-orang yang terkena dampak undang-undang ini yaitu guru, petugas polisi, petugas rumah sakit dan penitipan anak.
Beberapa negara Eropa antara lain, Perancis, Belgia, Belanda, Bulgaria, dan negara bagian Bavaria, Jerman, telah memberlakukan pelarangan penggunaan penutup wajah secara penuh di tempat umum.
Kondisi ini secara tidak langsung menyudutkan Muslimah yang menggunakan burqa atau niqab.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya