Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyerahan Dana Bantuan Pembangunan Masjid Dari PNS Kemenag (kemenag.go.id)
Dream - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama akan membangun masjid di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat dengan dana mencapai Rp1 miliar. Dana tersebut merupakan hasil sumbangan para ASN yang disalurkan melalui Tim Tanggap Darurat Kemenag untuk Gempa Lombok.
" Atas nama ASN (Aparat Sipil Negara) Kementerian Agama, kami memberikan dana sebesar Rp1 miliar untuk membangun masjid yang rusak akibat gempa di Lombok Utara," ujar Ketua Tim Tanggap Darurat Kemenag, Syafrizal, dikutip dari kemenag.go.id, Senin 27 Agustus 2018.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Umum Kemenag ini mengakui ada banyak masjid yang rusak di Lombok Utara. Tetapi, dia mengatakan dana yang dapat disalurkan sementara hanya Rp1 miliar dan cukup untuk membangun satu masjid.
Menurut Syafrizal, banyak gedung dan fasilitas lembaga di bawah naungan Kemenag perlu diperbaiki. Hingga saat ini, Kemenag masih melakukan pendataan bangunan yang rusak.
" Kami terus menghimpun informasi berapa banyak sesungguhnya bangunan gedung lembaga binaan Kemenag yang harus kita bantu dan bangun kembali," kata dia. (ism)
Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB, Nasaruddin, mengatakan Tim Tanggap Darurat akan bekerja selama enam bulan ke depan di Lombok Utara dan Lombok Timur. Sejumlah tenaga penyuluh baik PNS maupun non-PNS dikerahkan untuk memberikan konseling keagamaan bagi para pengungsi.
" Terkait logistik yang sudah dibawa tim tanggap darurat gempa Kemenag Pusat hari ini, menjadi kebutuhan mendasar, dan kita akan atur pembagiannya di dua tempat (Lombok utara dan timur)," kata dia.

Lebih lanjut, Nasaruddin mengatakana ada sekitar 200 lebih bangunan madrasah mengalami rusak parah. Dia berharap ada bantuan secepatnya untuk memperbaiki gedung untuk sementara waktu agar proses belajar mengajar dapat segera pulih.
" Madrasah yang rusak 200 gedung lebih. Mohon didrop semua tukang dan bahannya," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya