Polisi Didesak Usut Lomba `Berbusana Mirip Istri Teroris`

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 2 Juni 2015 06:34
Polisi Didesak Usut Lomba `Berbusana Mirip Istri Teroris`
Fahira Idris menilai penyebaran poster terkait lomba berbusana mirip istri teroris memicu keresahan publik.

Dream - Beredarnya poster lomba busana mirip istri teroris mengundang polemik di masyarakat. Poster yang beredar melalui media sosial tersebut dinilai dapat memicu keresahan publik.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris mendesak kepolisian memeriksa para penyelenggara lomba tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi di masa mendatang.

" Dari perkembangan informasi yang saya dapat, Gramedia Depok sudah membantah adanya lomba tersebut. Namun, info terakhir, salah satu penyelenggara, Solusi Publishing menyatakan lomba tersebut benar adanya. Makanya, polisi harus periksa penyelenggara lomba ini," ujar Fahira melalui keterangan tertulis diterima Dream.co.id, Senin, 1 Juni 2015.

Informasi lomba ini tercantum dalam poster peluncuran novel berjudul 'Akulah Istri Teroris' karya Abidah El Khalieqy yang berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2015. Menurut informasi yang didapat Fahira dari salah satu narasumber, peluncuran novel tersebut memang ada, tetapi lomba tersebut tidak diketahui.

Padahal, menurut Fahira, isi novel tersebut cukup baik. Novel tersebut berusaha mengajak masyarakat untuk menghapus stigma Islam identik dengan terorisme, atau wanita bercadar adalah istri teroris.

" Artinya novel ini berisi kebaikan. Tetapi kenapa saat launching dan diskusi novel ini bisa terselip kegiatan yang sangat kontraproduktif dengan pesan novel ini?" kata dia.

Selanjutnya, Fahira berharap lomba tersebut benar-benar tidak ada. Jika pun ada, dia mendesak pihak penyelenggara harus bertanggung jawab.

" Makanya harus diusut. Saya juga meminta Gramedia jika merasa dirugikan laporkan hal ini ke polisi," ungkap dia.

Poster informasi lomba busana mirip istri teroris membuat heboh dunia maya. Pihak pengelola Gramedia Depok pun telah membantah informasi tersebut melalui akun twitter resminya. (Ism) 

Beri Komentar