Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Prabowo Subianto | Foto: Dok. Setkab
DREAM.CO.ID - Indonesia memang baru memiliki seorang presiden yang terpilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2024 lalu. Hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) menempatkan Prabowo Subianto dan Girban Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden periode 2024-2029.
Meski baru menjabat 1 tahun sebagai presiden kedelapan Indonesia, nama Prabowo Subianto sepertinya masih menjadi pilihan masyarakat seandainya Pilpres kembali digelar pada tahun ini.
Hal itu terungkap dari sebuah survei nasional terbaru dari Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Presiden ke-8 RI tersebut di posisi teratas dalam simulasi semi terbuka 25 nama calon presiden. Survei dibuat untuk mengetahui respons masyarakat seandainya Indonesia menggelar Pilpres pada tahun ini.
Survei tersebut digelar selama sepekan pada 20–27 Oktober 2025 dan melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia.
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error plus minus 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dari hasil survei ditemukan fakta Prabowo Subianto unggul dengan elektabilitas 46,7 persen. Menyusul di urutan kedua Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (18,4%), Anies Baswedan (9%), Gibran Rakabuming Raka (4,8%), Agus Harimurti Yudhoyono (3,9%), dan Ganjar Pranowo (3,7%).
Beberapa nama lain yang juga masuk daftar 25 calon presiden potensial antara lain Khofifah Indar Parawansa (0,5 persen), Erick Thohir (0,4 persen), Kaesang Pangarep (0,4 persen), Letkol Teddy (0,3), Andika Perkasa (0,2 persen), dan Muhaimin Iskandar (0,2 persen).
Hasil survei juga menemukan nama sejumlah tokoh lain yang memperoleh dukungan di bawah satu persen, sedangkan 7,6 persen responden belum menentukan pilihan (TT/TJ).
Survei yang merupakan bagian dari rilis bertajuk “ Evaluasi Publik atas Kinerja Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran” ini tidak hanya menilai kinerja pemerintahan, tetapi juga memotret pandangan publik terhadap berbagai tokoh nasional dalam konteks politik satu tahun setelah pemerintahan berjalan.
Tujuan survei, sebagaimana dijelaskan Indikator, adalah memberikan gambaran mengenai penilaian publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, serta menjadi salah satu rujukan dalam pengambilan keputusan di bidang politik dan kebijakan publik.
Dengan hasil ini, Prabowo Subianto tetap menjadi figur dengan dukungan publik paling tinggi, unggul jauh dari tokoh-tokoh lain yang juga masuk dalam bursa nama calon presiden mendatang.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya