Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Awal Ramadan 1440 H Kemungkinan Akan Berlangsung Serempak (Foto: Shutterstock)
Dream - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memprediksi tidak akan ada perbedaan di antara umat Islam dalam penetapan awal Ramadan 1440 H. Berdasarkan perhitungan LAPAN, pada 5 Mei 2019 waktu Maghrib, hilal bakal berada di titik yang memenuhi semua kriteria yang dipakai di Indonesia.
" Semua kriteria yang berlaku di Indonesia, Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah dan ketinggian bulan 2 derajat yang digunakan Nahdlatul Ulama, semuanya menunjukkan pada saat Maghrib 5 Mei 2019 posisi bulan telah memenuhi kriteria," ujar Kepala LAPAN, T. Djamaluddin saat dikonfirmasi pada Senin 22 April 2019.
Namun Djamal mengimbau masyarakat tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama. Dalam penentuan awal puasa tersebut, Lapan juga akan turun bersama Tim Hisab dan Rukyat Kemenag untuk melakukan pemantauan langsung posisi hilal.
Selain awal Ramadan 1440 H yang berjalan bersamaan, Djamal juga memperkirakan masyarakat Indonesia akan merayakan Lebaran di hari yang sama.
Dari perkiraan LAPAN, 1 Syawal 1440 H akan jatuh pada Rabu, 5 Juni 2019.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan Muhammadiyah akan melaksanakan puasa pada Senin, 6 Mei 2019. Hal ini didasarkan pada metode hisab hakiki Wujudul Hilal yang sudah menjadi pedoman Muhammadiyah.
" Dalam maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dijelaskan mengenai awal puasa dan hari-hari besar lain, di antaranya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah jatuh pada 5 Juni 2019," ucap Haedar.
Sementara, Wakil Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF-PBNU), Hendro Setyanto, menyatakan hal senada. Lembaganya memprediksi 1 Ramadan 1440 H jatuh secara serempak.
" Insya Allah tahun ini awal Ramadan akan serempak dan tidak ada perbedaan, berdasarkan perhitungan rukyat, jadi posisi hilalnya kemungkinan tidak akan menyebabkan perbedaan," kata Hendro.
Namun begitu, LF PBNU masih akan melakukan pemantauan hilal di 41 titik pada 5 Mei 2019.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya