Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(aviationblog.dallasnews.com)
Dream - Rahasia yang dimiliki penguin bisa menjadi jalan agar pesawat terbang terhindar dari kecelakaan. Terutama pesawat yang terjebak kondisi lingkungan dingin.
Penguin adalah jenis burung yang tidak bisa terbang. Meski demikian mereka mampu hidup di lingkungan yang sangat dingin dan merupakan perenang yang hebat.
Studi menyatakan, aasan mengapa penguin tidak membeku di lingkungan sangat dingin itu bisa menjadi petunjuk, untuk mencegah pesawat mengalami kecelakaan karena lingkungan yang dingin.
Para peneliti telah menemukan rahasia penguin yang mampu menjaga bulu mereka tetap kering dan bebas es. Meskipun terus-menerus keluar-masuk laut dan tinggal di lingkungan yang suhunya bisa turun hingga minus 40 derajat Celsius.
Dan jika dapat menerapkannya pada sayap pesawat, para ilmuwan berharap dapat menghentikan terbentuknya es yang, dalam beberapa kasus, menjadi penyebab utama pesawat mengalami kecelakaan.
Semua penguin memiliki minyak anti-air di bulu mereka. Tapi para peneliti menemukan penguin di daerah terdingin di muka Bumi memiliki bulu yang lebih efisien daripada yang tinggal di iklim hangat.
Spesies penguin yang menghuni Antartika, misalnya, mampu bertahan hidup di suhu yang sangat dingin hingga minus 40 derajat Celsius dengan angin dingin bertiup mencapai 40 meter per detik.
Namun bulu mereka tetap dalam kondisi 'superhydrophobic' atau 'sangat sulit basah' berkat struktur nano yang rumit dikombinasikan dengan minyak yang mampu menghentikan air dari membasahi bulu mereka.
Bulu-bulu tersebut memiliki pori-pori kecil yang memerangkap udara sementara minyak yang dipasok oleh kelenjar dekat pangkal ekor mengalir ke seluruh bulu.
Hal ini menciptakan permukaan yang tahan air sehingga tetesan air tidak bisa menyebar dan butiran air hanya menggelinding di permukaan bulu, kata para peneliti dari University of California Los Angeles (UCLA).
Kepala peneliti, Profesor Pirouz Kavehpour, melakukan penelitian setelah menonton film dokumenter tentang penguin dan merasa heran karena es tidak pernah bisa menempel di tubuh burung tersebut.
Tim Kavehpour kemudian mengumpulkan bulu penguin dari spesies yang berbeda yang ada di San Diego SeaWorld. Setelah melakukan penelitian mereka melihat ada perbedaan antara burung yang tinggal di iklim yang sangat dingin dengan yang di iklim hangat.
Kavehpour berharap bisa menerapkan kemampuan penguin tersebut ke dalam sayap pesawat terbang. Es yang terbentuk pada sayap, flaps dan kemudi dapat mengubah sifat aerodinamis pesawat dan selama ini sering dianggap sebagai faktor penyebab kecelakaan.
Beberapa pesawat menggunakan bahan kimia pencair es di musim dingin tapi ini adalah proses yang sangat mahal dan tidak mudah. Para peneliti berharap bisa mengadaptasikan permukaan superhydrophobic dari penguin untuk pesawat.
Dalam laporan penelitian yang akan disajikan di konferensi fisika di AS pekan ini, Kavehpour menulis "permukaan superhydrophobic yang terinspirasi dari penguin mungkin (menjadi teknologi kedirgantaraan) yang lebih murah, lebih kuat dan lebih ramah lingkungan.
"Ini sedikit ironis bahwa burung yang tidak terbang itu satu hari bisa membantu pesawat terbang lebih aman."
(Ism, Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari