Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Yang Dikemudikan Anak Di Bawah Umur Masuk Ke Bendungan Barugbug, Karawang. (Abramena/Liputan6.com)
Dream - Meski belum saatnya izin keluar, Ade, 15 tahun, nekat mengemudi mobil Toyota Kijang bernomor polisi T 1009 OL. Warga Desa Kondang, Patokbeusi, Subang tersebut membuat mobil yang dia tumpangi terperosok ke Bendungan Barugbug, Desa Situdam, Jatisari, Karawang.
Menurut saksi mata, Aldi Gumelar, insiden mobil masuk bendungan tersebut terjadi pada Selasa, 21 Januari sekitar pukul 17.00 WIB. Mobil melaju dari arah Barugbug menuju Situdam.
Aldi menyebut, saat mendekati bendungan, kecepatan mobil bertambah hingga akhirnya masuk ke pintu air Sungapan.
" Sesudah melewati jembatan bendungan, menikung ke kanan dengan kecepatan tinggi hingga kecebur sungai," kata Aldi, dilaporkan Liputan6.com, Rabu, 22 Januari 2020.
Kepala Desa Situdam, Iwan Kurniawan menduga, Ade salah menginjak pedal saat melewati jalan sempit di lokasi kejadian.
" Diduga salah menginjak pedal gas, seharusnya pedal rem yang diinjak saat melewati tikungan bendungan," kata Iwan.
Iwan mengatakan, mobil tersebut tujuh orang penumpang. Terdiri dari dua orang laki-laki dewasa, dua perempuan dewasa, dan dua orang anak-anak, serta satu pengemudi yang masih di bawah umur.
Warga yang melakukan evakuasi harus terjun ke sungai karena debit air yang sedang tinggi. " Semua penumpang berikut sopir dalam mobil ada tujuh orang dievakuasi dalam keadaan selamat," kata dia.
Iwan kemudian meminta bantuan warga setempat untuk mengevakuasi mobil tersebut. Pihaknya juga menghubungi petugas bendungan untuk mengurangi debit air, supaya mobil mudah dievakuasi. Mobil berhasil dikeluarkan sekitar pukul 18.15 WIB.
" Proses evakuasi secara manual cukup makan waktu, karena hanya mengandalkan tali yang ditarik warga beramai-ramai, sementara sopir yang masih bocah trauma," ucap dia.
Sumber: Liputan6.com/Abramena
Dream - Proses evakuasi mobil pabrikan Malaysia, Perodua Viva yang terjun ke jurang di jalan Gombak Tua arah Genting Sempah, Bentong, Malaysia meninggalkan kisah misterius.
Dilansir dari World of Buzz, dalam video detik-detik proses evakuasi yang diposting ke twitter oleh akun @khalids pada 11 Agustus 2019 lalu, terlihat ada seperti penampakan tangan misterius berwarna pucat.
Terlihat, tangan itu seperti melempar sesuatu dari jendela di kursi belakang.
" Sebuah mobil ditarik keluar dari jurang di jalan Gombak tua kemarin, menuju Genting Sempah. Lihat videonya saat mobil ditarik keluar. Saya tidak tahu itu apa," Tulis Khalid dalam cuitannya.
Belum diketahui apakah terdapat korban di dalam mobil saat tengah dievakuasi seperti yang terekam dalam video.
Namun banyak yang berspekulasi bahwa itu hanyalah seekor binatang kecil, yang melompat keluar dari belakang mobil.
Namun tak jarang juga yang meyakini itu tangan dari salah satu penunggu hutan. Mengingat, banyak masyarakat Malaysia yang meyakini jalanan ini memang berhantu.
Coba perhatikan baik-baik ke dalam video, menurutmu ini apa?
Car being towed out of the ravine at old Gombak road yesterday, heading towards Genting Sempah. Check out the vid as the car is being pulled out. I can't quite figure it out. pic.twitter.com/qb0yZzRuNG
— Khalid (Better) (@khalids) August 11, 2019
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya