Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Jokowi resmi menggandeng KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden untuk pemilihan umum 2019. Kepastian ini diumumkan dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 9 Agustus 2018.
“ Bismillahhirrohmanirrohin, saya memutuskan untuk kembali mencalonkan diri sebagai calon presiden periode 2019-2024,” kata Jokowi di resto Plataran, Menteng, Jakarta Pusat.
Pencalonan ini, kata Jokowi, dilakukan setelah mendengarkan masukan-masukan dari para ulama, dari ketua-ketua umum partai, seluruh pengurus-pengurus partai, serta relawan di sleuruh Tanah Air.
Sementara, untuk calon wakil presiden, Jokowi memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia, KH Ma’ruf Amin.
“ Saya memutuskan dan telah mendapatkan pesetujuan dari partai koalisi Indonesia Kerja, yang akan mendampingi saya sebagai Cawapres 2019-2024 adalah Profesor Doktor KH Ma`ruf Amin.”
© Dream
Sejumlah nama dengan inisial M memang mencuat mendekati pendaftaran calon presiden dan wakil presiden. Selain Ma’ruf, sejumlah nama juga disebut berpeluang mendampingi Jokowi.
Antara lain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD; Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsaa (PKB), Muhaimin Iskandar; dan lainnya.
Nama Mahfud sebenarnya menguat jelang pengumuman apsangan calon. Namun akhirnya nama Ma’ruf Amin lah yang malam ini diumumkan mendampingi Jokowi.
Ma’ruf lahir di Tanggerang 11 Maret 1943. Dia juga menjabat sebagai Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dia juga merupakan cucu ulama besar Mekah yang berasal Banten, Nawawi Al Bantani.
Ma’ruf bukanlah orang baru di jagat politik Tanah Air. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa. Dia juga pernah menjadi anggota DPR/ MPR dari PKB.
© Dream
Dream - Ketua Umum Majelis Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin, merasa bangga memiliki Presiden seperti Joko Widodo (Jokowi). Menurut Ma'ruf, Jokowi kerap bersilaturahmi ke pondok pesantren untuk bertemu dengan para ulama dan santri.
" Saya bersyukur dan merasa bangga, karena Bapak Presiden selalu merespons berbagai aspirasi dan tuntutan umat," ujar Ma'ruf di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Rabu 14 Maret 2018.
Ma'ruf mengatakan, Jokowi mau mendengarkan aspirasi pembangunan ekonomi yang tidak hanya bergerak dari atas ke bawah. Pembangunan semacam itu dinilai hanya menguntungkan kaum konglomerat saja.
" Umat ingin dari bawah dan MUI melakukan kongres umat mengusung isu arus baru ekonomi Indonesia," ucap dia.
Menurut Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini, arus baru ekonomi Indonesia merupakan poros yang bergerak dari bawah ke atas. Sehingga, roda perekonomian di jalankan oleh masyarakat menengah bawah.
" Pembangunan ekonomi dari bawah, alhamdulillah Bapak Presiden merespons dengan program redistribusi aset dan kemitraan," kata dia.
Jokowi juga dinilai membantu ekonomi umat dengan didirikannya Bank WakafMikro (BWM) sebagai salah satu poros arus baru ekonomi Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, mengatakan, hingga kini, OJK telah memberi izin usaha kepada 20 Bank Wakaf di lingkungan pondok pesantren yang tersebar di Serang, Cirebon, Bandung, Ciamis, Purwokerto, Lebak, Kudus, Yogyakarta, Klaten, Surabaya, Kediri dan Jombang.
" Yang sudah berdiri 20, akan berdiri 20 lagi. Setelah itu terus tambah sebanyak-banyaknya," ujar Wimboh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya