Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rumah Di Tebet (Foto : Architizer.com)
Dream - Jika dilihat dari depan, rumah yang berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan ini memang tampak kecil. Namun kalau kita menengok ke dalam ternyata rumah ini cukup luas dan nyaman loh.
Tak tanggung-tanggung, rumah berjuluk Splow House ini bahkan berhasil meraih penghargaan dari Architizer A+ Awards 2017 untuk kategori Arsitektur dan Hunian Kecil versi Public Choice!
Rumah ini dirancang oleh Delution Architect yang terdiri dari Muhammad Egha, Hezby Ryandi, Sunjaya Askaria, dan Fahmy Desrizal.
Berdiri di atas lahan berukuran 6 meter x 15 meter, Splow House memang dibuat dengan menyesuaikan kondisi lahan di kawasan Tebet yang relatif sempit dan rapat.

Tak hanya itu, para arsitek rumah ini juga berusaha menekan biaya pembangunannya. So, tercetuslah konsep Split-Grow House yang memungkinkan pemilik rumah untuk menambah ruangan sesuai dengan kebutuhan dan biaya yang dimilikinya.
Konsep split sendiri bisa kita lihat dari pembagian lantai, yakni setiap lantai rumah dihitung sebagai setengah lantai.
© Dream
Saat di dalam, kamu mungkin sekilas melihat rumah ini hanya memiliki dua lantai. Tapi sebenarnya rumah ini memiliki tiga lantai.
Setiap lantai terhubung dengan tangga, sementara bagian kosongnya (void) bisa digunakan sebagai sumber sirkulasi pencahayaan dan udara secara alami.
Di lantai pertama terdapat ruang makan dan dapur yang terbuka. Ruangan ini juga terhubung dengan kamar tidur tamu.

Kemudian di lantai kedua menjadi bagian rumah yang pertama kali dijajaki oleh pengunjung rumah.

Di sini terdapat ruang tamu yang sekaligus menjadi ruang baca di sudut ruangan. Juga terdapat jendela kaca lipat untuk menuju ke halaman samping rumah.
© Dream
Di lantai ketiga terdapat kamar tidur anak beserta kamar mandi yang dilengkapi dengan koridor di depan pintu kamar. Koridor ini juga bisa digunakan sebagai tempat bersantai.

Terakhir di lantai paling atas terdapat kamar tidur serta area mencuci dan menjemur baju.

Uniknya, rumah ini masih memberikan sedikit lahan kosong untuk dibuat halaman selebar satu meter yang terletak di samping rumah. Tentu dengan adanya halaman ini akan sangat membantu sirkulasi udara sehingga rumah menjadi lebih sejuk.
Keren banget bukan! Buat kamu yang ngga tahu, Architizer A+ Awards merupakan program penghargaan arsitek terbesar di dunia yang diberikan kepada pencipta produk-produk arsitektur di dunia.
(ism, Sumber: architizer.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya