Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pendakwah gaul asal Bandung, Jawa Barat, Ustaz Evie Effendi, menyampaikan permohonan maaf atas salah satu ceramahnya yang menyebut Muhammad sesat sebelum diangkat jadi Nabi.
Ceramah itu sempat tersebar lewat YouTube dan sejumlah media sosial lainnya, menuai reaksi dari sejumlah ormas Islam.
Permintaan maaf disampaikan Evie di akun Instagramnya, @evieeffendie juga di channel YouTube miliknya. Evie mengakui telah melakukan kesalahan dalam ceramahnya.
" Saya, Evie Effendie, manusia biasa yang saya nyatakan saya bersalah karena di satu ceramah saya menyatakan Muhammad sebelum diangkat jadi Nabi tersesat, tapi maksudnya bukan itu," ujar Evie, diakses pada Kamis, 9 Agustus 2018.
" Kalaupun itu sudah dianggap pernyataan dan sudah publish, mohon maaf atas kesalahan saya dengan pernyataan itu," lanjut Evie.
© Dream
Evie juga memohon maaf kepada seluruh ormas Islam. Dia berharap kesalahan yang terjadi bisa menjadi bahan pelajaran ke depan.
" Dari sini saya belajar banyak bahwa saya dhaif akan ilmu agama. Maka tolong bimbing saya, tuntun saya supaya lebih paripurna, bijak, lebih arif dalam menyampaikan pesan-pesan agama yang menjadi tanggung jawab kita semua," kata Evie.
Ceramah Evie membahas tentang perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dia menerjemahkan sendiri ayat 7 Surat Ad Dhuha dengan menekankan pada kata 'dhallan'.
Ceramah tersebut mendapat tanggapan dari tokoh NU, KH Nadirsyah Hosen. Menurut Hosen, Evie menerjemahkan ayat itu tampak melihat lebih dulu kitab tafsir.
© Dream
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya