Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Demo 212 (Foto: Liputan6.com)
Dream - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas memperbolehkan gelaran Reuni Akbar Alumni Aksi 212 digelar. Tetapi, kata Abbas, peserta aksi harus menaati aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan kekacauan.
“ Asal jangan melanggar undang-undang, jangan chaos, harus memperhatikan rambu akhlakul karimah,” kata Abbas, dikutip dari laman resmi MUI, Jumat, 30 November 2018.
Abbas menyebut, setiap aksi dizinkan karena dijamin dengan undang-undang kebebasan berekspresi. Selama massa aksi tidak mengeluarkan ujaran kebencian dan saling mencela atau mengejek pihak-pihak lain.
Untuk menjaga agar suasana tetap kondusif, Abbas meminta pihak-pihak yang tidak terlibat aksi juga menjaga diri. Bagi yang tak ikut aksi, Abbas meminta agar menghormati dan tidak menganggu.
“ Tapi yang diimbau bukan cuma yang ikut 212, yang tidak ikut juga menghormati, tidak mencaci, mencela, mengambat. Kalau enggak suka, silakan buat saja hal serupa. Ini kan negara demokrasi,” ujar dia.
Mengenai kabar muatan politik dalam aksi, Abbas menilai itu urusan partai politik dan politikus. Dia hanya meminta, semua kegiatan tetap berjalan etis, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan yang meresahkan.
“ Terserah parpol mau ngapaian, apalagi ini tahun politik. Ya, lakukanlah secara baik, etis, berakhlak, tidak melanggar aturan, tidak chaos, yang lain jangan ganggu, jangan mancing-mancing,” ujar dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya