Sadiq Khan: London Tak Pernah Takut Pada Terorisme

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 23 Maret 2017 19:02
Sadiq Khan: London Tak Pernah Takut Pada Terorisme
Sadiq menegaskan aksi teror apapun tidak akan membuat London jatuh.

Dream - Beberapa jam setelah insiden penusukan di Parliament Square, Walikota London, Sadiq Khan, segera bersuara. Secara tegas, dia menyatakan aksi terorisme tidak pernah membuat rakyat Inggris takut.

" Warga London tidak akan pernah takut dengan terorisme," kata Sadiq, sebagaimana dikutip Dream dari laman Express, Kamis 23 Maret 2017.

Sedikitnya lima orang meninggal akibat insiden penusukan di trotoar Jembatan Westminster. Pelaku juga menusuk seorang polisi di depan gedung Parlemen sebelum ahirnya ditembak polisi.

" Hari ini London mengalami serangan mengerikan di dekat Parliament Square yang kita sebut sebagai serangan teror," kata dia.

" Hati saya prihatin pada mereka yang telah kehilangan orang yang dicintai dan semua orang yang menjadi korban," ucap Sadiq.

Dia juga sangat menyayangkan bahwa di antara korban itu terdapat polisi yang tengah menjalankan tugas melindungi kota. Tragisnya lagi, polisi itu juga meninggal dunia. " Dan pikiran saya bersama keluarganya hari ini," ucap Sadiq.

" Saya ingin mengucapkan terima kasih, pada semua warga London, pada polisi, dan petugas gawat darurat, yang telah menunjukkan keberanian luar biasa dalam keadaan yang sulit," tutur dia.

Sadiq pun mengatakan telah meminta petugas kepolisian bersenjata untuk menjaga London. Dia juga meyakinkan masyarakat London tidak perlu khawatir jika ingin bepergian keluar rumah.

" Saya ingin memastikan semua warga London, dan semua pengunjung, tidak merasa was-was dan ketakutan. Kota kami adalah kota teraman di dunia," kata dia.

Beberapa jam sebelumnya, Sadiq sempat mendapat kritik dari masyarakat. Ini lantaran dia tidak segera bersuara sesaat setelah penusukan terjadi.

Kepolisian setempat memberikan konfirmasi pelaku tewas ditembak pada pukul 18.00 waktu setempat. Tetapi, Balaikota London tetap diam dan baru mengeluarkan pernyataan sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya