Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tim Tari Indonesia Di Bulgaria (Sumber: Facebook Akmal Nasery Basral)
Dream - Setelah 10 hari mengikuti jadwal ketat kompetisi " IV World Championship of Folklore 2014" , tim Indonesia mendapat gelar utama " Absolute World Champion" . Para pahlawan bangsa di pentas dunia itu akhirnya menyempatkan diri menikmat ibukota Bulgaria, Sofia.
Jihan Maghfira Nasery dan kawan-kawan kini bisa jalan-jalan di kota Sofia. Kota yang jaraknya 6 jam perjalanan dari tempat kompetisi di Nessebar.
Tim Tari asal Indonesia mampu mengalahkan 21 negara peserta di ajang ini. Adalah Tim Gantari Gita Khatulistiwa (GGK) Indonesia yang memboyong prestasi di acara yang berlangsung dari tanggal 22 sampai 30 Agustus itu.
Tim Indonesia menyisihkan para pesaing berat yang mendapatkan trofi Golden Orpheus di lima besar yakni Rusia, Armenia, Bulgaria, dan Iran. Prestasi ini membuat Indonesia berada pada peringkat pertama World Rank List of Folklore (WRLF) yang disusun oleh World Association of Folklore Festivals.
Anggota Grup Tari GGK terdiri dari 60 anggota yang berasal dari para pelajar/penari dari SMA Lab School Cibubur, Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan grup musik tradisional Garuda Muda. Tim yang dipimpin Leo Mokodompit menampilkan tari Saman yang dimodifikasi , tari Greget Dinke (Betawi), Katong Parangpuan (Papua), dan Tamananai (Sumbar) merupakan gabungan dari tari Indang, Randai dan Tempurung.
World Folk 2014 festival budaya terbesar di Bulgaria dan Eropa diadakan setiap tahun diikuti 90 grup tari dari 21 negara dengan peserta mencapai sekitar 3000 orang sebagian besar berasal dari negara tetangga Bulgaria dan negara lainnya seperti Iran, Cina, Rusia, Georgia, Armenia, Kroasia, Turki.
Anda bisa mengupdate perkembangan lomba ini di wall Facebook Akmal Nasery Barsal-- klik http://on.fb.me/1qVO1BK (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya