Satu Korban Kerusuhan 22 Mei Tewas Karena Peluru Tajam

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 23 Mei 2019 18:38
Satu Korban Kerusuhan 22 Mei Tewas Karena Peluru Tajam
Polisi menelusuri keterkaitan korban penembakan itu dengan penemuan tiga senjata api sebelum terjadi kerusuhan pada 21 Mei.

Dream - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menyebut, salah satu korban dari kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu meninggal karena terkena peluru tajam.

" Saya mengutip apa yang disampaikan Pak Kapolri. Pak Kapolri menyebut ada enam orang korban meninggal dunia, satu di antaranya teridentifikasi terkena peluru tajam," kata Dedi dilaporkan , Kamis, 23 Mei 2019.

Meski demikian, Dedi mengatakan, ingin memastikan hasil penembakan berdasar autopsi yang dilakukan Pusdokkes.

" Saat ini Pusdokkes masih semaksimal mungkin melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian dari para korban tersebut," kata dia.

Dedi menyayangkan jatuhnya korban jiwa dari aksi kerusuhan ini.

 

 

1 dari 1 halaman

Punya Senjata?

Selain berbicara mengenai korban, Dedi menyebut kerusuhan yang terjadi akibat rencana matang oknum tertentu. Polisi, kata dia, menemukan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan massa telah dibayar.

" Ada uang, kemudian dari hasil pemeriksaannya juga para tersangka tersebut mengakui bahwa uang yang diterimanya tersebut sebagai imbalan untuk melakukan aksi yang rusuh," ucap dia.

Dedi menduga ada keterkaitan penembakan ini dengan ditangkapnya enam orang yang membawa tiga senjata api sebelum terjadi kerusuhan pada 21 Mei.

" Kita tunggu hasil pemeriksaan Satforensik yang dilakukan oleh teman-teman Polda Metro. Nanti akan ketemu dan terurai semua siapa aktor intelektual di balik setting maupun desain kerusuhan ini," ujar dia.(Sah)

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-