7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Makam Nabi Muhammad Di Masjid Nabawi
Dream - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Musthofa Ibrahim Al Mubaroq, menegaskan negaranya tidak akan memindah makam Nabi Muhammad SAW dari Masjid Nabawi. Menurut dia, berita pemindahan makam Nabi yang dimuat oleh media Inggris tidak mempunyai dasar apapun.
" Sebagaimana yang diberitakan koran Independent (media Inggris), berita itu tidak benar, tidak berasaskan apapun," ujar Musthofa usai memberi penjelasan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di DPP PKB, Jakarta, Senin 8 September 2014.
Musthofa mengatakan, pemerintah Arab Saudi dipastikan selalu menjaga dua kota Suci, Mekah dan Madinah. Apalagi, kehormatan itu merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dilaksanakan.
" Jangankan memindahkan, yang menyentuh saja kita akan lakukan tindakan apapun. Jadi kita gugurkan berita itu karena tidak benar," ucap dia.
Rencana pembongkaran dan pemindahan makam Nabi Muhammad SAW kembali mengemuka dengan munculnya dokumen konsultasi yang dipimpin akademisi terkemuka Arab Saudi. Dokumen setebal 60 halaman itu dikutip media Inggris, The Independent, dari harian Makkah.
The Independent menulis, proposal itu menyebut makam Nabi akan dipindah ke pemakaman al-Baqi. Sisa-sisa jenazah Nabi nantinya akan dikuburkan tanpa nisan atau tanpa identitas. Namun belakangan Saudi menyatakan penelitian itu merupakan pandangan pribadi sang peneliti.
Sementara itu, harian Makkah menyatakan The Independent telah mencuri konten berita mereka. Sudah begitu, media Inggris tersebut telah salah menerjemahkan bahasa Arab ke dalam bahasa Inggris. Harian Makkah pun berencana menempuh upaya hukum. (Sumber: Merdeka)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?