Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pekerja Saudi Dilarang Bekerja Keras di Bawah Terik Matahari

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 17 Agustus 2014 10:01
Pekerja Saudi Dilarang Bekerja Keras di Bawah Terik Matahari
Pengusaha yang memaksa buruh bekerja di bawah terik matahari akan ditangkap dan didenda. Tak hanya itu, perusahaannya juga akan ditutup.

Dream - Polisi menangkap 18 orang dari sejumlah perusahaan dengan tuduhan memaksa para buruh untuk bekerja di bawah terik matahari. Orang-orang itu ditangkap saat polisi dan petugas dari kantor tenaga kerja wilayah Al-Khafji melalukan inspeksi mendadak di daerah perbatasan Saudi dengan Kuwait tersebut.

Menurut laman Arab News, Jumat 15 Agustus 2014, pemerintah Saudi mengancam akan memberi sanksi pemilik perusahaan, yang memaksa para buruh bekerja di bawah terik matahari. Bahkan, General Manajer Cabang Kementerian Tenaga Kerja di Provinsi Timur Saudi, Muhammad Al-Falih, mengatakan perusahaan akan didenda dan ditutup.

Saat ini, pemerintah Saudi tengah gencar berkampanye, mengingatkan para pengusaha untuk mematuhi aturan ini. Menurut kepala kantor tenaga kerja wilayah Al-Khafji, Nayed Al-Rashidi, aturan ini diterapkan untuk melindungi kehidupan buruh asing.

Undang-undang baru ini dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja melalui Keputusan Menteri. Pasal 22 aturan ini melarang, pekerja bekerja keras di bawah panas matahari. Al-Falih meminta anggota masyarakat melapor jika mengetahui adanya pelanggaran aturan itu ke kontak yang telah disediakan.

Sementara, Direktur Departemen Inspeksi di Provinsi Timur, Hamad Al-Soqour, mengatakan bahwa kampanye ini akan dilanjutkan dan akan dilakukan secara intensif di seluruh Provinsi Timur. (Ism)

Beri Komentar