Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sebagai bagian dari kampanye kepedulian anak penyandang kanker, kampanye Line berhasil mengumpulkan Rp 1.376.575.000,-. Kampanye yang berlangsung sejak Ramadan hingga Lebaran 2014 ini telah melibatkan 723.799 pengguna Line.
Program yang diinisiasi dengan cara mengunduh 3 set stiker khusus edisi Ramadan/ Lebaran ini merupakan salah satu bagi dari program Line Berbagi Berkah yang berlaku sejak 27 Juni hingga 8 Agustus 2014. Seluruh dana yang terkumpul disalurkan untuk membantu anak penderita kanker melalui Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
" Lebih dari 700 ribu pengguna Line menyumbang lewat pengiriman 3 set stiker dengan fitur send as gift setelah di-download terlebih dahulu. Ini wujud kepedulian Line kepada masyarakat Indonesia," ucap Galuh Chandrakirana, Team Leader Marketing Line Indonesia.
Ira Soelistyo sebagai Ketua dan pendiri YKAKI kepada awak media di restoran Seribu Rasa, Jakarta mengatakan dana yang diperoleh yayasan akan digunakan untuk mendukung pembangunan perluasan Rumah Kita sebagai rumah singgah anak-anak penderita kanker.
" Dana dari Line ini kita fokuskan untuk memperluas area rumah singgah yang ada karena mereka juga sebagai pemrakarsanya. Rumah Kita yang baru punya area yang lebih luas dengan bantuan dana dari Line ini," kata Ira.
Berlokasi di Salemba, Jakarta Pusat 'Rumah Kita' sudah berdiri sejak tahun 2006 dan telah membantu sekitar 600 anak penderita kanker. Selama proses pengobatan, anak-anak ini diperbolehkan untuk menetap bersama pendampingnya.
Selain diperbolehkan tinggal menetap di Rumah Kita, YKAKI juga menyediakan fasilitas pendidikan berupa home schooling, bantuan keuangan untuk membeli obat dan rumah singgah bagi anak penderita kanker dari keluarga tidak mampu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya