Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Fanpage I Love Israel Di Facebook (The Malay Mail Online)
Dream - Kepolisian Daerah Seberang Perai Selatan, Malaysia tengah melakukan penyelidikan terhadap seorang pelajar tingkat lima sekolah menengah atas dakwaan melakukan provokasi.
Tindakan di pelajar menekan tombol 'like' pada halaman 'I Love Israel' di Facebook menimbulkan kontroversi di lingkungan sekolah.
" Kami telah meminta keterangan dari 5 orang, termasuk guru dari pelajar berusia 17 tahun itu," kata Kepala Polisi Daerah Seberang Perai Selatan, Shafien Mamat dilansir The Malay Mail Online, Jumat 15 Agustus 2014.
Polisi telah meminta keterangan dari pelajar bersangkutan dan kemarin juga mengambil keterangan tiga lagi rekannya, serta seorang guru berusia 40 tahun untuk membantu penyelidikan kasus.
Shafien mengatakan tindakan menekan tombol 'Like' itu memicu beragam komentar. Mulai dari kecaman, bahkan sampai ada yang mengusulkan agar pelajar itu dibakar. Guru tempat pelajar ini bersekolah ikut mengungkapkan kekecewaannya.
Situasi ini, kata Shafien, menyebabkan pelajar yang bersangkutan merasa khawatir dengan keselamatan nyawanya. " Dia telah melapor ke Pos Polisi Tasek Mutiara. Pelajar itu juga telah menutup akun Facebook miliknya" .
Berdasarkan pengakuan si pelajar ke polisi, tindakan menekan tombok 'Like' dilakukan dia tanpa unsur kesengajaan.
Penyelidikan polisi akan dibagi menjadi dua perspektif, yaitu kenapa pelajar itu mendukung halaman yang menimbulkan konflik. Kedua, berkenaan dengan ancaman yang dia terima atas tindakannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya