Like Fanpage Israel, Pelajar Malaysia Diancam Dibakar

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 15 Agustus 2014 11:45
Like Fanpage Israel, Pelajar Malaysia Diancam Dibakar
Berdasarkan pengakuan si pelajar ke polisi, tindakan menekan tombok 'Like' dilakukan dia tanpa unsur kesengajaan.

Dream - Kepolisian Daerah Seberang Perai Selatan, Malaysia tengah melakukan penyelidikan terhadap seorang pelajar tingkat lima sekolah menengah atas dakwaan melakukan provokasi.

Tindakan di pelajar menekan tombol 'like' pada halaman 'I Love Israel' di Facebook menimbulkan kontroversi di lingkungan sekolah.

" Kami telah meminta keterangan dari 5 orang, termasuk guru dari pelajar berusia 17 tahun itu," kata Kepala Polisi Daerah Seberang Perai Selatan, Shafien Mamat dilansir The Malay Mail Online, Jumat 15 Agustus 2014.

Polisi telah meminta keterangan dari pelajar bersangkutan dan kemarin juga mengambil keterangan tiga lagi rekannya, serta seorang guru berusia 40 tahun untuk membantu penyelidikan kasus.

Shafien mengatakan tindakan menekan tombol 'Like' itu memicu beragam komentar. Mulai dari kecaman, bahkan sampai ada yang mengusulkan agar pelajar itu dibakar. Guru tempat pelajar ini bersekolah ikut mengungkapkan kekecewaannya.

Situasi ini, kata Shafien, menyebabkan pelajar yang bersangkutan merasa khawatir dengan keselamatan nyawanya. " Dia telah melapor ke Pos Polisi Tasek Mutiara. Pelajar itu juga telah menutup akun Facebook miliknya" .

Berdasarkan pengakuan si pelajar ke polisi, tindakan menekan tombok 'Like' dilakukan dia tanpa unsur kesengajaan.

Penyelidikan polisi akan dibagi menjadi dua perspektif, yaitu kenapa pelajar itu mendukung halaman yang menimbulkan konflik. Kedua, berkenaan dengan ancaman yang dia terima atas tindakannya.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna