Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Teror penembakan di sebuah hotel di Las Vegas justru memicu polemik di Amerika Serikat. Penyebabnya hanya karena si pelaku, Stephen Paddock, memiliki warna kulit putih.
Kelompok aktivis sayap kanan AS tengah kebingungan mencari alasan yang tepat untuk membenci Paddock. Ini karena pria 64 tahun tidak memiliki kaitan dengan kelompok teroris.
Fakta ini terlihat dari sejumlah komentar yang muncul di beberapa stasiun televisi. Contohnya seperti komentar presenter acara 'Fox & Friends', Brian Kilmeade. Dia mengatakan apakah seseorang bisa dibenci jika tidak diketahui latar belakangnya.
" Bin Laden - kita tahu siapa yang harus dibenci. Anda lihat Sandy Hook? Kita tahu dia seorang mutan yang hidup di lantai dasar. Kami bahkan tidak cukup tahu tentang dia untuk membencinya," ujar Kilmeade.
Sementara, ada kecenderungan untuk mendudukkan pihak lain sebagai kambing hitam baik itu ISIS, komunis, dan lain-lain. Hal ini mendapat kritik tajam dari pakar teori konspirasi Alex Jones.
" Mengapa kelompok kiri selalu menjadi kelompok yang berusaha mencoba membunuhmu?" kata John.
Tanggapan Trevor Noah, presenter Daily Show jauh lebih mengagetkan. Dia bahkan mengolok-olok wacana yang menyatakan, tidak ada alasan membenci Paddock hanya karena dia berkulit putih.
" Itu benar. Bagaimana Anda membenci seseorang yang sudah membunuh 59 orang?" kata Noah.
" Karena dia bukan Muslim. Dia tidak diketahui mengidap gangguan jiwa, dia tidak menunduk untuk lagu kebangsaan, dia hanya orang kaya kulit putih yang menembaki orang-orang di konser musik. Bagaimana Anda membenci dia? Tidak ada kebencian," ucap Noah melanjutkan olok-olokannya.
Teror penembakan di Las Vegas disebut sebagai insiden terburuk dalam sejarah modern AS. Sebanyak 59 orang tewas dan 500 lebih terluka dalam insiden itu.
Tetapi, pengamat sayap kanan AS dengan cepat menyimpulkan yang harus disalahkan adalah ISIS atau kelompok anti-fasis. Kesimpulan itu diambil secara gegabah hanya melihat pada korban yang diincar.
" Paddock jelas melakukan kejahatan itu karena suatu alasan. Melihat korbannya, kemungkinan besar itu anti-fasis atau ISIS, atau keduanya," ujar presenter radio Bill Mitchell.
Padahal, motif Paddock melakukan penembakan itu masih menjadi misteri. FBI pun menyatakan tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan Paddock terikat dengan ISIS atau kelompok teroris tertentu.
(ism, Sumber: independent.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya