SBY Nyoblos di Singapura, Sosok di Belakangnya Jadi Sorotan

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 15 April 2019 11:12
SBY Nyoblos di Singapura, Sosok di Belakangnya Jadi Sorotan
SBY ternyata tidak sendiri. Tampak Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan di belakangnya. Namun yang cukup menyita perhatian adalah...

Dream - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memberikan hak suaranya untuk Pemilu 2019. SBY nyoblos bersama puluhan ribu WNI di KBRI Singapura, 7 Chatsworth Road, Minggu sore kemarin. 

Dikutip dari laman demokrat.or.id, SBY yang mengenakan batik berwarna biru didampingi beberapa petugas Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Singapura tampak ikut mengantre menunggu giliran.

Pemberian hak politik itu dilakukan SBY setelah ia menemani istrinya, Ani Yudhoyono yang mencoblos di ruang perawatan National University Hospital (NUH) Singapura.

“ SBY melaksanakan pencoblosan setelah mendampingi Ibu Ani Yudhoyono yang sebelumnya mencoblos di ruang perawatan National University Hospital Singapura,” tutur Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari.

SBY ternyata tidak sendiri. Tampak Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan di belakangnya. Namun yang cukup menyita perhatian adalah, Rocky Gerung yang berada persis di belakang SBY.

1 dari 7 halaman

Ahok Marah-marah Saat Mencoblos di Jepang, Kenapa?

Dream – Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok turut berpartisipasi dalam Pemilu 209. Dia memberikan suaranya di TPS di Osaka, Jepang, Minggu 14 April 2019.

Ketika hendak nyoblos, BTP justru marah-marah. Dia kesal karena diserobot orang saat antre mendapatkan surat suara. Orang yang menyerobotnya disebut belum terdaftar.

“  Tadi, kan, kesal. Walaupun saya di nomor 8, kalau ini duluan, kotak suara habis, saya kehilangan suara saya,” kata Ahok kepada petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam video yang beredar di media sosial.

Petugas TPS terlihat menjelaskan kepada Ahok tentang antrean itu. Sayangnya, suaranya kurang jelas terdengar. BTP mengatakan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019.

“ Itu buat yang belum terdaftar. Saya terdaftar,” kata dia.

Di situ, Ahok meminta petugas untuk melayani warga yang terdaftar dalam Pemilu 2019. “ Layanin yang punya ini dulu, baru mereka,” kata dia.

2 dari 7 halaman

Selfie di Instagram

Usai mencoblos di Osaka, BTP mengunggah foto selfienya. Tentu tak lupa dengan telunjuk yang sudah bertinta biru.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilih Pemilu 2019.

“ Baru saja selesai memberikan hak suara dalam Pemilu 2019 di Osaka, Jepang. Ayo memilih, Jangan Golput,” dikutip dari akun Instagramnya @basukibtp.

Usai nyoblos, BTP selfie.© Akun Instagram @basukibtp

 

3 dari 7 halaman

Dipuji Warganet

Warganet memuji ketegasan BTP di TPS. Ada yang berterima kasih karena telah menyelamatkan hak pilih di Negeri Sakura.

“  Mantap, Pak. Saya terharu melihat video ketegasan Bapak saat mencoblos di Osaka, Jepang,” tulis @nyong.robby.

“  Terima kasih telah menyelamatkan suara di Osaka, Pak,” tulis @keyasyfa.

“  Alhamdulillah itu karena benak masih mau diajak kritis dan hati yang terbuka untuk melihat dan membaca,” tulis @imelda_akmal.

Ada juga yang mengeluh dipersulit ketika hendak memilih.

“  Ribet, ya, Pak, orang-orang KPU di sana?” tulis @abadi ig.

“  Banyak yang dari luar negeri yang dipersulit untuk memilih hak pilih @basukibtp,” tulis @nuhi_in. 

 

4 dari 7 halaman

Ibu Ani Sapa Netizen: Mohon Doanya Sahabat

Dream - Ani Yudhoyono yang tengah menjalani pernobatan kanker darah di Singapura kembali menyapa warganet melalui unggahan akun Instagram sang suami, @aniyudhoyono.

Dalam foto itu, Ibu Ani terlihat duduk di kursi roda dan melambaikan tangan. Wanita yang punya hobi fotografi ini tampak berselimut biru dan memakai tudung serta masker.

Di belakangnya, Susilo Bambang Yudhoyono setia menemani. Mengenakan sweeter warna abu-abu dan masker, SBY tampak sedang menyapa masyarakat.

" Mohon doa para sahabat,"  tulis Ibu Ani.

Netizen pun mendoakan agar Ibu Ani segera diberi kesembuhan.

" Smoga Lekas sehat bu.. Smoga Allah angkat segala pnyakitnya.. Amiin..,"  tulis @hiema_syakila.

" Cepet pulih bu, semoga pak SBY di beri terus kesehatan agar terus dampingi ibu sebagai penyemangat,"  tulis @indahmarleni0903.

" Insyaallah segera sembuh bu,"  tulis @yahyanauval.

" Sembuh bu...bismillah dengan ijin Allah,"  tulis @cahyokus.

5 dari 7 halaman

Di Luar Lokasi Debat, Kader Demokrat Teriak Keluar Koalisi

Dream - Keributan terjadi di luar arena debat pamungkas Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4). Seorang kader berbaju biru teriak-teriak sesaat sesi kedua usai.

Pria itu mengaku sebagai Sekretaris Divisi Advokasi Demokrat bernama Ardy Mbalembout. Dia berteriak agar Demokrat harus keluar koalisi. Ardy meminta Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk membawa Demokrat keluar koalisi.

" Bilang Pak AHY kita keluar koalisi," ujarnya seperti dilansir

Ardy merespons pernyataan yang dilontarkan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto saat berdebat soal kondisi ekonomi Indonesia yang dinilainya salah jalan. Prabowo mengaku tidak menyalahkan Jokowi. Namun ini merupakan salah semua pihak, termasuk kesalahan presiden sebelum Jokowi.

" Saya terus terang saja, saya tidak menyalahkan Pak Jokowi, saya tidak menyalahkan, Ini masalah kesalahan kita sebagai bangsa dan sudah berjalan belasan bahkan puluhan tahun, tapi kita harus berani mengoreksi diri, kita salah jalan. Jadi saya tidak menyalahkan Bapak, karena ini kesalahan besar, kesalahan besar presiden-presiden sebelum bapak, kita semua harus bertanggung jawab. Benar, itu pendapat saya," ujar Prabowo.

Keributan yang terjadi di luar ruang debat langsung menyita perhatian orang-orang di dekat meja pendaftaran. Awak media yang tengah menunggu sesi ketiga berhamburan keluar dan mengerubungi Ardy.

Ketua Hukum dan Advokasi Demokrat Ferdinand Hutahaean keluar untuk menenangkan suasana. Ferdinand meluruskan peristiwa yang terjadi.

" Ini kan dia punya undangan gelangnya katanya tidak ada, jadi tidak bisa masuk ya dia marah protes lah rumah itu," ujar Ferdinand kepada wartawan.

Jubir Prabowo-Sandiaga itu menyanggah kemarahan anak buahnya tersebut karena pernyataan capres Prabowo Subianto yang menyalahkan ekonomi ke arah yang salah karena presiden sebelum Jokowi.

" Yang dimaksud mungkin presiden california kali," katanya.

" Yang menentukan partai koalisi ini kan pimpinan bukan kader. Yang menentukan arah partai ini ketua umum dan majelis tinggi partai. Kalau ada yang bicara-bicara begitu itu hanya reaksi saja, reaksi kecil," jelas Ferdinand.

Setelah memberi penjelasan, Ferdinand meninggalkan lokasi debat. Dia beralasan karena sakit perut dan ingin tidur. Padahal, debat baru berjalan belum setengahnya.

" Mau tidur kita," ucapnya seraya memegangi perut sebagai tanda sakit.

Tak lama, Wasekjen Demokrat Rachland juga meninggalkan lokasi debat. Dia keluar dari pintu VVIP dari ruang debat. Dia beralasan ingin cari makan. [Sumber: Merdeka.com/noe]

6 dari 7 halaman

Prabowo: Ini Bukan Salah Pak Jokowi

Dream - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan strategi pembangunan ekonomi Indonesia saat ini sudah salah arah. Prabowo menyebut, kesalahan itu bukan dilakukan Calon Presiden petahana nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi.

" Saya tidak menyalahkan Bapak (Jokowi). Ini kesalahan besar. Ini kesalahan Presiden-presiden sebelum Bapak. Benar, ini pendapat saya," ujar Prabowo di Debat Kelima Pilpres 2019, Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.

Prabowo menyebut, kesalahan arah pembangunan ini sudah berjalan belasan tahun, bahkan puluhan tahun. Maka itu, lanjut Prabowo, bangsa Indonesia harus bisa mengoreksi diri.

" Kita harus berani merencanakan pembangunan, industrialisasi, menciptakan lapangan kerja. Melindungi petani kita, melindungi nelayan kita," tegas Prabowo didampingi Cawapres Sandiaga Uno.

Tanggapan Prabowo Subianto ini menanggapi pernyataan pembukaan Jokowi terkait strategi pembangunan ekonomi bangsa ke depan. Jokowi akui, bangsa Indonesia sudah terlalu lama tergantung kepada pasar-pasar luar negeri.

" Kita sudah terlalu lama ekspor dalam bentuk mentah. Baik itu karet, kelapa sawit, perikanan. Baik itu komoditas-komoditas pertanian, sehingga strategi ke depan baik perikanan dan pertanian adalah hilirisasi dan industrialisasi," papar Jokowi.

Menurut Jokowi, perlu dibangun industri-industri perikanan selanjutnya. Seperti pengolahan dan pengalengan.

" Sehingga kita mengekspor dalam bentuk olahan. Sudah packaging disini, sudah dibangun brand dari sini. Begitu juga perkebunan," ujar Jokowi.

Ke depan, lanjut Jokowi, bangsa Indonesia harus berani melakukan hilirisasi. Mencegah agar ekspor tidak dalam bentuk mentah.

" Kita tahu anak-anak muda sekarang sudah membangun ekosistem online. Yang bila ini bisa disambungkan dengan offline, maka akan berhubungan dengan konsumen dengan pembeli lewat digital ekonomi," jelas Jokowi. (ism)

7 dari 7 halaman

Jokowi Tanya Mobile Legends, Prabowo Jawab Kebutuhan Pangan

Dream Mobile Legends, gim online yang kini tengah digandrungi anak-anak muda di Indonesia, bahkan dunia tak luput dari perhatian debat calon presiden 2019.

Calon Presiden petahana nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menanyakan strategi pengembangan game digital kepada Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

" Apa yang akan Bapak lakukan pengembangan digital ke depan. E-sport misalnya seperti Mobile Legends ke depan?" ujar Jokowi di arena Debat Pilpres 2019, Hotel Sultan, Sabtu 13 April 2019.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Prabowo terlihat berdiskusi kecil dengan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dari atas mimbar Debat Pilpres 2019. Dari diskusi kecil itu, kemudian Sandiaga Uno yang menjawab.

" E-sport merupakan sektor yang sangat berkembang dan banyak sekali peminatnya. Mobile Legends salah satunya. Kita memiliki peluang untuk menciptakan produk-produk yang menguasai pasar dunia. Karena sektor ekonomi kreatif ini, para anak-anak muda milenial ini sangat hebat sekali. Mereka sangat optimis. Saya menyebutnya generasi POP, Positif, Optimis, dan Produktif," beber Sandi.

Intinya, menurut Sandi, kunci pemerintah adalah memfasilitasi. Diakui, pemerintah tidak bisa membuat regulisasi industri yang sangat cepat di bidang ini.

" Tapi jangan sampai Indonesia dengan pasar yang sangat besar ini hanya fokus diserbu produk-produk impor, termasuk produk-produk e-sport," jelas Sandi. Satu hal terakhir terkait e-sport ini disampaikan Sandiaga. " Tapi jangan sampai e-sport ini mempengaruhi akhlakul karimah."

Lalu, apa jawaban Prabowo terkait Mobile Legends? Prabowo mengaku bakal tetap memfokuskan diri kepada kebijakan-kebijakan yang mendasar. Kebijakan yang menjawab kebutuhan pangan rakyat Indonesia.

" Tingkatkan produksi pertanian, tingkatkan penghasilan petani, lindungi penghasilan nelayan, tingkatkan kualitas hudup buruh, guru honorer. Digital-digital itu bagus. Tapi rakyat kita butuh swasembada pangan. Harga terjangkau. Kita harus turunkan harga, rakyat sedang susah. itu yang akan saya fokus," Prabowo menjelaskan panjang. (ism)

Beri Komentar