3 Pesepakbola Muslim Peraih Pemain Terbaik Inggris

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 23 April 2018 19:00
3 Pesepakbola Muslim Peraih Pemain Terbaik Inggris
Dari Riyad Mahrez hingga Mohammed Salah.

Dream - Pesepakbola asal Mesir Mohammed Salah menorehkan prestasi gemilang selama musim kompetisi Liga Premier Inggris 2017/2018. Dia didapuk sebagai pemain terbaik Liga Premier Inggris 2018 versi The Professional Footballers Association (PFA).

" Penghargaan ini sebuah penghormatan dan tentu saja kehormatan dari suara yang diberikan para pemain. Aku bahagia dan bangga," kata Salah, dikutip Dream dari BBC, Senin, 23 April 2018.

" Aku tak mendapat kesempatan saat di Chelsea. Aku kembali dan menunjukkan kemampuan bermain bolaku. Aku pergi dan kembali sebagai orang yang berbeda, laki-laki dan pesepakbola," ucap Salah menambahkan.

Penyerang klub Liverpool itu menyuguhkan penampilan impresif bagi tim berjuluk The Reds itu, baik di liga domestik maupun Eropa. Salah menyingkirkan pemain tengah klub Manchester City Kevin De Bruyne dan Leroy Sane.

Selain menunjukan penampilannya, terpilihnya Salah sebagai pemain terbaik Liga Premier Inggris membuktikan kemampuan pemain muslim di daratan Ratu Elizabeth.

Sejak 2016 hingga 2018, tiga pemain muslim telah merajai pemain terbaik. Pada 2016, penampilan impresif bintang Leicester City asal Aljazair, Riyad Mahrez menjadi penanda kegemilangan pesepakbola muslim.

Dilansir The Guardian, Mahrez mampu menyumbang 17 gol dan 11 umpan serta mengantarkan Leicester City menjadi juara Liga Premier Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Meski menorehkan prestasi individu, Mahrez membagi kebahagiannya untuk seluruh anggota tim.

" Ini untuk mereka semua, sungguh. Dan untuk manajer dan staf. Tanpa mereka aku tak akan meraih torehan gol dan penghargaan ini," ucap Mahrez.

Pada gelaran Liga Premier Inggris 2017, sosok pesepakbola muslim lainnya, N'golo Kante menarik perhatian publik. Pemain yang baru bergabung dengan Chelsea pada musim kompetisi 2017 itu mengalahkan rekan setimnya, Eden Hazard, pemain Totenham Hotspur Harry Kane, dan penyerang Everton Romelu Lukaku.

" Terpilih sebagai pemain terbaik berarti banyak bagiku," kata Kante.

" Ini artinya aku dipilih dunia dan ini memiliki dua alasan yang indah, satu saat bersama Leicester dan kini bermain bagus untuk Chelsea," ujar Kante.

Jurnalis dan kolumnis The Guardian Nabila Ramdani mengamati banyaknya pesebakbola muslim di Liga Inggris. Dia mencatat 31 nama pesepakbola muslim yang menjadi bintang di liga paling bergengsi sejagad.

Nabila mencontohkan, selain tiga nama peraih penghargaan itu, ada pula nama Paul Pogba dari Manchester United, dan Sadio Mane dari Liverpool.

Kehadiran para pesepakbola muslim itu, kata Nabila, memberi banyak pemahaman mengenai Islam. Sebab, sebelum unjuk prestasi, para pesepakbola Muslim di Inggris, kata Nabila, tak ubahnya para imigran kulit hitam yang menghadapi olokan rasis dari pendukung lawan.

" Sebelum pemain Muslim, pesepakbola kulit hitam harus menghadapi rasisme dari penggemar," tulis Nabila, awal Februari 2018.

Tetapi, sejak kemunculan Mohammed Salah, stigma itu mulai terkikis. Nyanyian yang membanggakan kemampuan Salah membawa serta pesan toleransi.

Para pendukung kesebelasan, kata dia, harus membuktikan diri menjaga toleransi dan rasa hormat yang besar.

" Ini seharusnya menjadi penyebab kebanggaan nasional yang besar," ujar Nabila.

(Sah)

 

Beri Komentar