Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sun Qiuying Sempat Tertimbun Tanah Dan Diselamatkan Oleh Keluarganya (shanghaiist.com)
Dream - Seorang wanita di sebuah desa di distrik Fengqiu, Provinsi Henan, Tiongkok, Sun Qiuying hampir saja tewas terkubur hidup-hidup. Seorang preman diketahui bernama Zhao Xuejie berusaha menimbun wanita tersebut.
Xuejie diduga disewa oleh pemerintah lokal untuk mengintimidasi warga desa. Ini lantaran pemerintah lokal tengah terlibat sengketa tanah dengan warga setempat.
Xuejie itu adalah sopir truk yang mengangkut tanah yang akan digunakan untuk pavingisasi jalan.
Menurut NetEase, insiden terjadi pada sore tanggal 2 Oktober lalu. Penduduk setempat mengatakan ketika truk penuh muatan tanah yang sedang dikemudikan oleh Xuejie muncul untuk menguruk jalan, Qiuying memblokir dengan duduk di tengah jalan.
Keduanya sempat terlibat adu mulut. Setelah itu, Xuejie yang marah segera menyalakan mesin dan menumpahkan tanah ke tubuh Qiuying dan berusaha menguburnya hidup-hidup.
Beberapa foto yang diperoleh Legal Evening News memperlihatkan kejadian setelah Qiuying dikubur tanah oleh Xuejie. Qiuying dilaporkan terkubur hidup-hidup selama beberapa menit, sebelum anggota keluarganya berhasil menggali timbunan tanah itu dengan tangan dan mengeluarkan wanita tersebut.
Qiuying kemudian pingsan karena luka-luka yang dialaminya dan dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis.
Warga di sekitar tempat tinggal Qiuying telah lama terlibat sengketa masalah pavingisasi untuk memperbaiki akses jalan. Netizens mengklaim Xuejie diperkerjakan oleh pemerintah lokal dan kemungkinan dia disewa untuk mengintimidasi Qiuying untuk mundur.
Truk yang digunakan juga diduga milik pemerintah lokal. Setelah peristiwa itu, Xuejie diberi peringatan yang menyatakan bahwa dia akan ditahan selama 5 sampai 10 hari dan didenda antara 200 hingga 500 yuan karena mengemudi tanpa SIM.
Menanggapi kejadian, pejabat pemerintah Li mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya