Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Setelah empat hari berturut-turut mengalami kenaikan signifikan, jumlah kasus positif harian Covid-19 hari ini (Jumat, 9 Juli 2021) bergerak stagnan bahkan turun meski relatif kecil. Namun agka kasus baru ini masih di level tertinggi karena masih dikisaran 38 ribu per hari.
Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Covid19.go.id per 9 Juli 2021 melaporkan terdapat penambahan kasus Covid-19 sebanyak 38.124 kasus. Angka ini lebih rendah 267 kasus dari data sebelumnya sebanyak 38.391 pada Kamis kemarin, 8 Juli 2021 namun tetap di level tertinggi sepanjang pandemi.
Akumulasi kasus positif hingga saat ini menjadi 2.455.912 pasien. Kondisi ini baik pada kasus aktif, sembuh, maupun meninggal.
Kasus aktif harian tercatat sebanyak 8.278 pasien. Angka ini cukup baik menginggat dalam beberapa hari sebelumnya jumlah kasus aktif harian selalu di atas 10 ribu.
Total kasus aktif hingga hari ini menjadi 367.733 pasien. Angka ini baik mereka yang menjalani perawatan maupun isolasi.
Penambahan sangat tinggi terjadi pada data kesembuhan. Dalam sehari, tercatat sebanyak 28.975 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19, tertinggi sepanjang pandemi melanda.
Jumlah keseluruhan pasien sembuh hari ini akhirnya menyentuh level 2.023.548 pasien.
Data kematian harian tercatat sebanyak 871 kasus. Sedangkan total pasien meninggal saat ini menjadi 64.631 kasus.
Angka penerima vaksinasi harian saat ini belum kembali menyentuh target 1 juta dosis dalam sehari. Baik penambahan pada penerima dosis pertama maupun kedua.
Hari ini tercatat sebanyak 914.881 jiwa telah menerima vaksinasi dosis pertama. Sehingga total jumlah penerima dosis pertama vaksin Covid-19 menjadi 35.775.567 jiwa.
Sedangkan penerima dosis kedua hari ini tercatat sebanyak 246.075 jiwa. Dengan demikian, total masyarakat yang telah disuntik vaksin dua kali saat ini sebanyak 14.868.577 jiwa.
Dream - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan tempat ibadah di daerah PPKM Darurat maupun zona merah dan oranye penyebaran Covid-19 ditutup sementara. Keputusan ini diambil menyusul semakin meningginya tingkat penularan Covid-19 di Indonesia.
" Untuk sementara, mari kurangi mobilitas, bersabar tetap di rumah. Untuk sementara kita laksanakan ibadah di rumah," ujar Gus Yaqut.
Gus Yaqut mengatakan kegiatan peribadatan di daerah PPKM Darurat maupun zona merah dan oranye di luar PPKM Darurat yang berpotensi menimbulkan kerumunan juga sementara ditiadakan. Dia meminta pengurus masjid atau mushola tersebut tetap dapat mengumandangkan azan sebagai penanda waktu masuk sholat.
" Hal yang sama bisa dilakukan pengurus rumah ibadah lainnya," ujar Gus Yaqut, sapaan akrab Menag.
Selanjutnya, Gus Yaqut mengajak masyarakat untuk bekerja dan beribadah dari rumah. Juga membatasi mobilitas di luar luar sebagai bagian dari ikhtiar bersama menghentikan Covid-19.
" Mari jadikan rumah-rumah kita sebagai surga, tempat yang nyaman untuk berbagi rasa sekaligus menjadi media pendidikan jiwa yang efektif untuk generasi yang berkualitas dan berkarakter," kata dia.
Pemerintah sejak 3 sampai 20 Juli 2021 menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Gus Yaqut mengajak masyarakat memanfaatkan momentum PPKM Darurat ini untuk memperkuat religiusitas dengan beribadah bersama keluarga inti di rumah.
" Mari, dari rumah masing-masing, kita berdoa dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan sepenuh hati, semoga pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kembali berjalan normal," kata Gus Yaqut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya