Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto Jessica Yang Disebut Dalam Sel Mewah (Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Dream – Polda Metro Jaya menyatakan tidak menempatkan Jessica Kumala Wongso di sel mewah. Ruang bersofa yang ditunjukkan jaksa dalam persidangan dipastikan bukan tahanan terdakwa kasus kopi bersianida itu.
"Itu ruang konseling, bukan ruang tahanan Jessica, ruang konseling semua tahanan psikolog, (ruang) pemeriksaan dokter," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro, Kombes Pol. Awi Setiyono, di Jakarta, Selasa 18 Oktober 2016
Dalam replik yang disampaikan pada persidangan ke-30, Senin kemarin, jaksa menampilkan sejumlah foto yang diklaim sebagai tahanan mewah untuk Jessica. Dalam foto itu, Jessica terlihat tengah duduk dan menjalani terapi di atas sofa.
Foto itu ditunjukkan jaksa untuk membantah Jessica yang mengaku ditempatkan di sel sempit yang bau, penuh nyamuk dan kecoa. Pengakuan ini disampaikan saat Jessica menjalani pemerksaan terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Meski demikian, Awi sepakat dengan pernyataan jaksa yang menyebut Jessica tidak mau disatukan dengan tahanan lain. "Dia sendiri (yang minta), dia kan nggak mau gabung sama yang lain. "
Karena tak mau digabung dengan tahanan lain, kata Awi, maka penyidik menempatkan Jesica di ruang tahanan tersendiri. "Tentunya lebih kecil dari yang lain. Ukurannya 3x1,5 meter, ada kamar mandinya di dalam," ucap Awi.
Polisi, kata Awi, tidak mempermasalahkan keluhan Jessica soal kondisi sel yang pengap dan tidak memiliki sirkulasi udara cukup. "Ya, kalau pengap, namanya penjara, di rumahlah pakai AC," ujar dia.
© Dream
Dream - Tangis Jessica Kumala Wongso pecah di dalam persidangan. Terdakwa kasus kopibersianida ini tak kuasa menahan air mata saat menceritakan saat-saat penangkapannya.
Setelah ditangkap di hotel, Jessica mengaku langsung dibawa ke Mapolda Metro Jaya. Saat sampai di gerbang Mapolda, dia mengaku hanya melihat dua wartawan yang membawa kamera. Namun, kata Jessica, mobil yang dia tumpangi berputar-putar.
“ Sekembalinya saya, wartawan sudah ramai. Jadi saya pikir, ini biar heboh,” kata Jessica di persidangan kasus kopi bersianida di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 28 September 2016.
Setelah turun, Jessica langsung disuruh masuk ke ruangan Krishna Murti, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro. “ Saya ditanya apa ada yang mau disampaikan. Saya bilang tidak ada,” kata Jessica.
Dia mengaku langsung menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dia ditempatkan di sebuah sel. Seorang polisi, Jessica menyebut namanya Hendro, menyuruhnya untuk mengaku. “ Kamu akui saja karena sudah ada CCTV,” ujar Jessica menirukan Hendro. Baca Selengkapnya di sini.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire