Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kim Yo Jong, Yang Menciptakan Citra Pengkultusan Pada Kim Jong Un (guardian.co.uk)
Dream - Akhir pekan lalu, pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menunjuk adiknya, Kim Yo Jong menjadi anggota Politbiro Partai Pekerja yang merupakan partai penguasa negara itu. Penunjukkan ini dinilai tidak biasa, mengingat Jong Un tidak mudah percaya dengan orang lain, termasuk keluarganya sendiri.
Yong Jo menggantikan sang bibi, Kim Kyong Hui di jajaran kepengurusan pusat partai. Posisi tersebut memungkinkan Yong Jo untuk mengambil keputusan-keputusan penting.
Dikutip dari The Guardian, Yong Jo tidak pernah terlihat di hadapan publik. Baru pada 2010, dia tertangkap kamera menghadiri konferensi Partai Pekerja Korea.
Di tahun berikutnya, dia kerap terlihat dalam rombongan sang ayah, Kim Jong Il. Dan pada Desember 2011, dia juga terlihat berdiri di samping kakaknya, Jong Un, saat prosesi pemakaman sang ayah.
Karier politik Yo Jong baru tampak ketika dia mendampingi Jong Un saat pemilihan raya pada Maret 2014. Banyak yang percaya Yo Jonglah yang memegang kendali pemerintahan sementara ketika sang kakak tengah berhalangan karena alasan kesehatan yang tidak bisa dipastikan.
Sebelum diangkat menjadi anggota Politbiro, Yo Jong ternyata punya peran besar bagi Jong Un. Dia adalah sosok yang merancang strategi pencitraan Jong Un.
Menduduki posisi di departemen propaganda dan agitasi partai di akhir 2014, Yo Jong menggunakan sepenuhnya kesempatan itu untuk menciptakan citra yang mengkultuskan sang kakak.
Agar dikenal sebagai pemimpin yang bijak, Yo Jong memaksa Jong Un berkunjung ke Taman Kanak-kanak (TK), taman, rumah jompo dan panti sosial.
Bahkan, mungkin tidak akan ada pemberitaan Jong Un bisa menjalin pertemanan dengan mantan bintang NBA Dennis Rodman jika tidak ada peran Yo Jong. Sang adik lah yang mempertemukan keduanya.
Tetapi, sejumlah pengamat menilai langkah yang dijalankan Yo Jong tampaknya sangat hati-hati. Ini mengingat sifat Jong Un yang sangat beringas dan tega menghabisi keluarganya sendiri hanya karena berbeda pendapat.
Selain itu, banyak juga yang menyebut tampaknya Jong Un memilih Yo Jong sebagai penggantinya. Indikasi ini terlihat dari keputusan Jong Un menempatkan adik kandungnya itu di jajaran politbiro, yang merupakan badan pengambil keputusan tertinggi di Korut.
Kekuasaan politbiro jauh lebih kuat daripada Jong Un sendiri sebagai pemimpin. Bahkan, Jong Un bisa diganti jika politbiro menghendakinya.(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS