Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menag Memberikan Hadiah Kepada Juara Keluarga Sakinah 2014
Dream - Pasangan suami istri dari Jawa Tengah Chariri Shofa-Umi Afifah menjadi juara pertama pemilihan Keluarga Sakinah teladan tingkat nasional 2014. Ajang yang diselenggarakan Kementerian Agama.
Pasangan suami-istri ini meraih nilai tertinggi (1226), mengungguli pasangan lain asal provinsi Sumatera Barat, Awiskarni Husin-Neng Herawati, yang harus puas di tempat kedua dengan nilai 1159.
Sedangkan juara ketiga, diraih pasangan dari Sulawesi Tenggara Ryha Madi-Hj Qamar Muhsin (1140). Untuk juara harapan I, diraih pasangan dari Jawa Timur Fathur Rohman-Annisa Choiriyah (1115), harapan II dari Sulawesi Selatan Andi Muhammad Ali Yusuf dan Andi Dalima Makarodda (1048), dan harapan III dari Lampung, Sutrisno Hendro dan Mardiyati (1020).
" Urgensi dan relevansi acara seperti ini yaitu bagaimana memiliki figur, sosok teladan keluarga sakinah yang semakin penting, apalagi semakin melonjaknya angka perceraian khususnya pasangan muda," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin usai memberi hadiah kepada pemenang dikutip Dream.co.id dari laman Kemenag.go.id, Senin 18 Agustus 2014.
Dengan keberadaan keluarga sakinah, lanjut Menag, kita semua ingin belajar. Apalagi konteks sakinah itu sesuatu yang dinamis sangat diperlukan bagi generasi muda.
" Saya merasa miris dengan tingginya angka perceraian, kursus pra nikah sangat penting. Saya kira BP4 (Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan) bisa membantu masalah ini," kata Lukman.
Menurut Ketua Dewan Juri Keluarga Sakinah, Ahmad Mubarok, secara umum kualitas peserta pemilihan Keluarga Sakinah lebih baik dari tahun sebelumnya. " Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kegiatan ini," kata pakar psikologi keluarga yang sudah 10 tahun menjadi ketua dewan juri.
Juara pertama (Chariri Shofa-Umi Afifah) mengaku senang bisa memperoleh penghargaan tingkat nasional. Pasangan ini dikaruniai lima anak. Disamping sebagai pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Chariri juga dosen di STAIN Purwokerto, sedangkan Umi Afifah bekerja sebagai guru di MAN 1 Purwokerto, Banyumas. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya