Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182 (Foto: Merdeka.com)
Dream - Terkait hilangnya kontak pesawat Sriwijaya Air, status salah satu penumpang pesawat sebelum insiden nahas itu terjadi viral di media sosial Twitter.
Salah satunya penumpang bernama Panca Widia Nursanti. Status WhatsAppnya viral di media sosial yang diduga sebelum naik pesawat.
" Kok belum boarding juga sih... Nak mundur berapa lama lagi..?" tulis status tersebut.
Dilansir dari akun Twitter @yansecondlead, Minggu 10 Januari 2020, status WhatsApp penumpang atas nama Panca Widia Nursanti diunggah di kolom komentar terkait informasi tersebaru pesawat Sriwijaya Air hilang kontak.
Akun tersebut mengatakan bahwa wanita yang bernama Panca Widia Nursanti itu merupakan ibu gurunya dan aku tersebut mengaku sebagai murid.
Sttu ibu guru ku ???????????????????? ad nama dia di situ pic.twitter.com/sK4AzpT0EH
— riyan (@yansecondlead)January 9, 2021
Sementara itu, banyak komentar dari beberapa warganet yang berharap ditemukannya sosok guru tersebut.
" Doa yang terbaik Bu. Semoga selalu dalam lindunganNya," ungkap salah satu netizen.
" Ibu semoga selamat," komentar akun Restu Widi Wijayanti. (mut)
Seperti yang diketahui, kini pihak dari Manajemen Sriwijaya Air masih menginvestigasi keberadaan pesawat SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak, pada Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB.
Sementara itu, Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya membuka posko antemortem di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur 1X24 jam. Pos itu akan melayani keluarga korban pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak dan diduga jatuh.
Dream - Duka tampak menyelimuti keluarga kaptern Afwan, salah satu kru yang dalam pesawat Sriwijaya AI SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Pesawat yang berada di bawah kendali sang kapten hilang kontak sejak Sabtu 10 Januari 2021 kemarin.
Keluarga menceritakan aktivitas Kapten Afwan sebelum terbang kemarin. Kapten Afwan tampak berangkat tergesa-gesa hingga seragam tugasnya tak sempat disetrika.

" Semalam istrinya cerita bahwa ini adalah kali pertama dalam 15 tahun, suaminya pergi tergesa-gesa dan tanpa disetrika bajunya," kata keponakan Kapten Afwan, Muhammad Akbar saat dihubungi dari Jakarta.
Sambil tergesa, Kapten Afwan sempat mengucapkan permintaan maaf pada istrinya. Setelah sampai di bandara, Kapten Afwan juga melakukan video call kepada anaknya.
" Ini hal yang tak lazim dilakukan oleh beliau. Biasanya setiap kali 'landing', Kapten Afwan selalu telpon istrinya tapi sampai waktu 'landing' ternyata tidak ada kabarnya hingga sekarang," ungkap Akbar.
Keluarga berharap ada mukjizat dan mendapatkan kabar baik atas keberadaan Kapten Afwan. " Kami berharap ada kabar baik. Kami keluarga masih berharap adanya kabar baik," kata keponakan Afwan, Ferza Mahardika.
Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.
Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.
Pesawat take off dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya