Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ-1822, Dikenal Santun & Taat Beribadah

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Minggu, 10 Januari 2021 08:44
Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ-1822, Dikenal Santun & Taat Beribadah
Kapten Afwan sempat menjadi bendahara masjid dan mantan ketua RT serta sering memberi tausiah.

Dream - Pesawat Sriwijaya SJ182 tujuan Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, pada Sabtu, 9 Januari 2021 siang kemarin. Pesawat membawa 50 penumpang, 6 kru aktif dan 6 kru ekstra.

Salah satu kru yang ada dalam penerbangan tersebut adalah Kapten Afwan, warga Perumahan Bumi Cibinong Endah (BCE), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

" Baik orangnya santun, rajin salat, kalau libur pasti selalu ke masjid," ungkap Ketua RT setempat, Agus Pramudibyo di kediaman Kapten Afwan, Sabtu 10 Januari 2021.

1 dari 4 halaman

Muslim Taat

Menurutnya, Kapten Afwan yang juga sempat menjadi bendahara masjid dan mantan ketua RT setempat sering memberi tausiah dalam setiap kegiatan keagamaan di lingkungan komplek.

" Beliau sering ngisi tausiah di arisan RT, ataupun kalau ada kegiatan-kegiatan di lingkungan perumahan sini," terang Agus.

Menurutnya, walaupun Kapten Afwan belum ber-KTP Bogor, tapi ia sudah tinggal di RT 01/10 Perumahan BCE, Kabupaten Bogor sejak 10 tahun silam.

 

2 dari 4 halaman

Keluarga Kapten Afwan

Kapten Afwan memiliki seorang istri dan tiga anak. Paling sulung masih duduk di bangku kelas 1 SMP dan paling bungsu masih duduk di bangku TK.

Kapten Afwan merupakan mantan personel TNI AU yang sudah purna tugas sejak 1998. Ia pernah berdinas di Skadron Udara 4 dan Skadron Udara 31.

Seperti diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 lepas landas (take off) dari Bandara Sukarno Hatta pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB, hilang kontak di atas Pulau Lancang Kepulauan Seribu. (mut)

Sumber: merdeka.com

3 dari 4 halaman

Sosok Kapten Afwan, Pilot Sriwijaya Air SJ-182 yang Jatuh

Dream - Kapten Pilot Afwan merupakan sosok di balik kemudi pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pilot senior ini ternyata mantan penerbang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara.

Berdasarkan rilis Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau), Capt Afwan merupakan penerbang TNI AU periode 1987-1998. Dalam rekam jejaknya, Afwan pernah berkarier di Skadron Udara 4 dan Skadron Udara 31.

Diketahui Skadron Udara 4 merupakan satuan udara angkut ringan di bawah jajaran Wing Udara 2, Komando Operasi Angkatan Udara II yang bernaung di bawah Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur. Skadud mengoperasikan pesawat C-212 Casa seri 200.

Sedangkan Skadud 31 merupakan satuan di bawah kendali Wing Udara 1 Lanud Halim Perdakusuma yang bertugas sebagai skadron angkut berat. Skadron ini mengoperasikan pesawat angkut Hercules.

4 dari 4 halaman

Dikutip dari Liputan6.com, kediaman Kapten Afwan, di Perum Bumi Cibinong Endah Blok A3 No 10, Cibinong, Bogor ramai didatangi tamu.

Mulai dari keluarga, kerabat hingga tetangga berdatangan setelah mendengar kabar pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dipiloti Afwan hilang kontak di Kepulauan Seribu, pukul 14.40 WIB, Sabtu 9 Januari 2021.

Raut sedih tampak jelas di wajah keluarga dan para tamu. Mereka kemudian menggelar doa bersama untuk keselamatan bapak 3 anak itu.

Koswara, kerabat dekat Afwan menyatakan, pihak keluarga sedang menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk mencari informasi resmi hilangnya pesawat Sriwijaya Air.

" Belum dapat informasi resmi, kami masih menunggu kabar dari pihak perusahaannya. Keluarga sedang menuju ke sana," kata Koswara.

Beri Komentar