Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Muktar Efendi alias Pendi, hanya bisa meminta maaf atas pembunuhan istri siri dan kedua putri tirinya di rumah mereka, Kecamatan Periuk, Tangerang, Banten. Konisi Pendi saat ini masih lemah dan belum bisa dimintai keterangan.
"Saya tadi ajak komunikasi yang terucap hanya 'merasa lemas, minta maaf dan istighfar'," ucap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa 13 Februari 2018.
Kini, Pendi sedang menjalani perawatan intensif. Dia menderita luka tusuk di bagian leher dan perut. Menurut Harry, polisi berkoordinasi dengan tim dokter RS Polri guna memantau perkembangan kesehatan Pendi.
Harry menegaskan, polisi belum bisa memastikan siapa pelaku pembunuhan ini.
Peristiwa pembunuhan ini menewaskan seorang ibu bernama Emma (40) dan kedua putrinya, N (20) dan T (11). Sementara itu, Pendi menjadi satu-satunya korban selamat.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?