Sultan Yogya Tak Diajak Jokowi Foto? Ini Fakta Sebenarnya

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 19 Desember 2017 10:02
Sultan Yogya Tak Diajak Jokowi Foto? Ini Fakta Sebenarnya
Ternyata Sri Sultan ....

Dream - Ketua Umum Pemuda Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengunggah foto saat bersama dengan Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Quomas, Menko Polhukam Wiranto dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Mereka berfoto bersama saat menghadiri acara Kemah dan Apel Pemuda Islam, di Candi Prambanan, Klaten, Minggu, 17 Desember 2017.

Di belakang mereka tampak Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Beberapa pengguna internet menyebut Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta itu tak diajak berfoto bersama. Tetapi, Dahnil membantah kabar bahwa Sri Sultan tak diajak berfoto bersama.

Dahnil mengatakan prosesi foto bersama itu diatur Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

" Ada momen presiden foto bersama Sultan dan para menteri bersama peserta dan ada pula sesi foto presiden bersama dua pimpinan puncak pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor seperti di foto itu," kata Dahnil kepada Dream, Senin, 18 Desember 2017.

Dahnil mengatakan kabar yang menyebut Sri Sultan tak diajak foto tersebut ialah fitnah dan hoax. Dia mengatakan kabar tersebut dilakukan secara mengerikan dan menjijikan oleh mereka yang mengaku menjalankan Islam.

" Pastilah mereka-mereka pedagang fitnah yang memang sengaja menebar kebencian melalui akun-akun anonim yang tidak bertanggungjawab, yang memang mau kebencian terus menerus menebar dan memecah belah rakyat Indonesia," ucap Dahnil.

 

 

1 dari 1 halaman

Begini Penjelasan Dahnil

Foto itu diambil di tengah kerumunan 20 ribu massa Kokam dan Banser, yang dipageri oleh Paspampres agar tidak terlalu mendekati Presiden.

Presiden didampingi Menkopolhukam, Panglima TNI, Menpora, Gub DIY, Menseskab, Bu susi, Mendikbud, Gubernur Jawa Tengah berkeliling mendekati peserta untuk sesi foto-foto secara bergiliran. Diatur oleh Paspampres.

Ada moment Presiden foto bersama Sultan dan para menteri bersama peserta dan ada pula sesi foto Presiden bersama 2 Pimpinan Puncak Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor seperti di foto itu di tengah kerumunan Kokam dan Banser, nah kebetulan dibelakang itu tertangkap kamera Sultan, sebenarnya disamping Sultan itu ada Panglima TNI dan Menseskab dll, setelahnya sebelumnya mereka berpoto bersama dengan peserta dan lain-lain secara bergiliran.

Jadi, saya prihatin melihat prilaku beberapa pihak yang tidak senang dengan Silahturahim Pemuda Muhamamdiyah dan GP Ansor, yang tidak senang dengan ukhuwah yang berusaha direkatkan, kemudian menebar fitnah dan tuduhan macam-macam, prilaku menebar fitnah dan kebencian seperti itu harus dihentikan, karena negeri ini tidak akan “ berkah” bila dibangun dan diisi oleh anak muda atau kelompok masyarakat atau sebutlah kelompok politik yang hobinya menebar fitnah dan kebencian. Silahturahim dan Tabayun penting dibangun.

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi