Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Boneka Santet (Facebook Lia Narlia Nasrullah)
Dream - Warganet dibuat heboh dengan temuan lima boneka dengan penampakan seram. Boneka-boneka itu terbungkus kain kafan dan tertusuk jarum pentul.
Temuan itu sempat terekam lalu viral setelah diunggah akun Facebook Lia Narlia Nasrullah. Pemilik akun menyebut temuan itu terjadi di Larompong, Luwu, Sulawesi Selatan.
" Astagfirullahhalazim...lailahaillallah ini kejadianx di larompong,di temukan boneka yg di bungkus kain kafan kemudian di tusuk2 pakai jarum," tulis Lia.
Video itu memperlihatkan lima buah boneka dalam kondisi lusuh dimasukkan dalam kardus. Satu per satu boneka diberdirikan dengan bersandar pada kursi.
Seluruh boneka terlihat kotor akibat terkena tanah. Sementara jarum pentul terlihat menancap di masing-masing boneka.
Lia mengatakan awalnya warga menggali lubang untuk pemakaman salah satu tetangga yang meninggal dunia. Mereka dikejutkan temuan boneka yang terlihat menyeramkan tersebut dan diduga berkaitan dengan ritual santet.
" Kejadiannya di TP (Tempat Pemakaman) kuburan Puang Baba di daerah Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu," kata dia.
Lia mengungkapkan boneka-boneka tersebut ditemukan di kedalaman sekitar setengah meter. Boneka itu lalu diamankan.
" Mungkin masyarakat bawa ke pihak kepolisian," ucap Lia.
Kapolres Luwu, Ajun Komisaris Besar Fajar Deni, membenarkan temuan ini. Tetapi, pihaknya belum bertindak lantaran belum ada laporan dari warga sehingga dianggap tidak ada yang merasa dirugikan.
" Selama tidak ada yang dirugikan dan tidak ada yang melaporkan, kita juga tidak akan mengambil tindakan apapun termasuk tindakan hukum," kata dia.
Namun demikian, Fajar meminta masyarakat tetap tenang. Dia kembali mengingatkan masyarakat untuk segera membuat laporan jika merasa dirugikan agar polisi dapat segera bertindak.
" Kita imbau masyarakat tetap tenang dan jangan panik," dikutip dari Koran Seruya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan