Temuan 5 Boneka Terbungkus Kain Kafan dan Tertusuk Jarum Gegerkan Luwu

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 23 Desember 2021 17:00
Temuan 5 Boneka Terbungkus Kain Kafan dan Tertusuk Jarum Gegerkan Luwu
Diduga lima boneka ini jadi media santet.

Dream - Warganet dibuat heboh dengan temuan lima boneka dengan penampakan seram. Boneka-boneka itu terbungkus kain kafan dan tertusuk jarum pentul.

Temuan itu sempat terekam lalu viral setelah diunggah akun Facebook Lia Narlia Nasrullah. Pemilik akun menyebut temuan itu terjadi di Larompong, Luwu, Sulawesi Selatan.

" Astagfirullahhalazim...lailahaillallah ini kejadianx di larompong,di temukan boneka yg di bungkus kain kafan kemudian di tusuk2 pakai jarum," tulis Lia.

Video itu memperlihatkan lima buah boneka dalam kondisi lusuh dimasukkan dalam kardus. Satu per satu boneka diberdirikan dengan bersandar pada kursi.

Seluruh boneka terlihat kotor akibat terkena tanah. Sementara jarum pentul terlihat menancap di masing-masing boneka.

 

1 dari 3 halaman

Ditemukan Warga

Lia mengatakan awalnya warga menggali lubang untuk pemakaman salah satu tetangga yang meninggal dunia. Mereka dikejutkan temuan boneka yang terlihat menyeramkan tersebut dan diduga berkaitan dengan ritual santet.

" Kejadiannya di TP (Tempat Pemakaman) kuburan Puang Baba di daerah Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu," kata dia.

Lia mengungkapkan boneka-boneka tersebut ditemukan di kedalaman sekitar setengah meter. Boneka itu lalu diamankan.

" Mungkin masyarakat bawa ke pihak kepolisian," ucap Lia.

 

2 dari 3 halaman

Belum Ada Laporan

Kapolres Luwu, Ajun Komisaris Besar Fajar Deni, membenarkan temuan ini. Tetapi, pihaknya belum bertindak lantaran belum ada laporan dari warga sehingga dianggap tidak ada yang merasa dirugikan.

" Selama tidak ada yang dirugikan dan tidak ada yang melaporkan, kita juga tidak akan mengambil tindakan apapun termasuk tindakan hukum," kata dia.

Namun demikian, Fajar meminta masyarakat tetap tenang. Dia kembali mengingatkan masyarakat untuk segera membuat laporan jika merasa dirugikan agar polisi dapat segera bertindak.

" Kita imbau masyarakat tetap tenang dan jangan panik," dikutip dari Koran Seruya.

3 dari 3 halaman

Beri Komentar