Temuan Mengejutkan Pembunuhan Sadis Alika di Kamar Hotel

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 15 Juli 2016 10:01
Temuan Mengejutkan Pembunuhan Sadis Alika di Kamar Hotel
Informasi itu muncul setelah polisi menemukan bukti berupa pisau.

Dream - Pembunuhan sadis di Hotel Elysta, Koja, Jakarta  pada Selasa, 12 Juli 2016 sekira 18.30 WIB sudah direncanakan oleh pelaku. Temuan baru itu mematahkan pengakuan pelaku sebelumnya yang menyebut pelaku sakit hati karena dikatakan bau badan. 

Hal itu ditegaskan Kepala Sub Direktorat Kejahatan dengan Kekerasan, Direktorat Resersse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Hendy F Kurniawan.

Hendy mengatakan, pelaku sudah merencanakan pembunuhan tersebut. Temuan itu muncul karena polisi menemukan sebilah pisau yang sudah dibawa pelaku sejak dari rumah. 

" Pelaku diduga sudah merencanakan, karena pisau sudah dibawa dari rumah," kata Hendry di Mapolda Metro Jaya, Kamis 14 Juli 2016.

Menurut Hendry, pisau yang dibawa korban dimasukkan ke dalam tas miliknya.

" Jadi setelah melakukan hubungan badan, diambil pisaunya lalu dihujamkan ke perut, dada. Masih belum meninggal akhirnya digorokkan ke lehernya," ujar dia.

Korban dan pelaku, kata Hendry, baru mengenal satu bulan. Awal, pertemuan mereka terjadi karena sering nongkrong di Ramayana Koja, Jakarta Utara.

Sebelumnya, pelaku yang bekerja sebagai office boy di Kelapa Gading itu mengaku membunuh karena tersinggung dengan ucapan korban Alika. Korban mengatakan badan pelaku bau dan berbulu. (Ism) 

 

1 dari 3 halaman

Pelaku Mengidap Penyakit AIDS

Dream - Kasus ini awalnya, diperkirakan merupakan pembunuhan biasa. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam ternyata pembunuhan tersebut sudah direncanakan.

" Setelah kita lakukan pemeriksaan mendalam ternyata tidak sampai ke sana dan motifnya bukan karena dikatain bau badan. Betul direncanakan dan pelaku ingin mendapatkan harta korban," ucap dia.

Temuan informasi tersebut didapat polisi karena sebelum tertangkap, awalnya pelaku berencana menjual barang-barang milik korban kepada teman-temannya di Cimahi, Jawa Barat.

" Pelaku kami jerat pasal berlapis, Pasal 340 KUHP jo 338 KUHP, dan Pasal 339 KUHP jo 365 KUHP," kata dia.

Selain motif pembunuhan, informasi yang diungkapkan polisi menyebut jika pelaku mengidap AIDS. Dari hasil pemeriksaan Dokter Kesehatan Polda Metro Jaya, pelaku terkena HIV stadium tiga.

2 dari 3 halaman

Kalimat yang Buat Alika Dibunuh di Kamar Hotel

Dream - Hasil pemeriksaan tersangka pembunuh Alika, 25 tahun, di Hotel Elysta, pada Selasa 12 Juli 2016 malam terungkap. Pelaku mengaku menghabisi nyawa Alika karena sakit hati akibat perkataan korban.

" Saat berhubungan badan, pelaku tersinggung karena dikatain oleh korban bau badan dan badan berbulu kaya kingkong," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Awi Setiyono dikutip Dream dari Humaspoldametrojaya.blogspot.co.id, Rabu 13 Juli 2016.

Akibat sakit hati, lanjutnya, pelaku langsung menghabisi korban dengan sadis dan membabi buta menggunakan sebilah pisau.

" Kemudian pelaku mengambil pisau dan menusuk perut korban sebanyak sembilan kali serta bagian leher berkali-kali," tukasnya.

Usai melancarkan aksi kejamnya, tersangka...

3 dari 3 halaman

Pengakuan Mengejutkan Pelaku

Pelaku langsung kabur dan membuang barang bukti berupa pisau di kawasan Jakarta Utara.

" Setelah melakukan pembunuhan, pelaku mengambil barang-barang korban serta sepeda motor korban. Pelaku membuang pisau di daerah Bulog Jakarta Utara selanjutnya menggunakan sepeda motor korban dengan tujuan rumah saudara di daerah Cimahi, Jawa Barat," pungkasnya.

Pelaku dditangkap di Desa Sawit RT 02/03 Kelurahan Sawit, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu pagi tadi pukul 05.15.

Petugas terpaksa menembak kaki kiri pelaku karena hendak melarikan diri dan melawan saat hendak ditangkap.

Beri Komentar