Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, Menerima Kunjungan Duta Besar China Untuk Indonesia, Xiao Qian (Foto: Twitter/@prabowo)
Dream - Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian di kantor Kementerian Pertahanan, Rabu, 30 Oktober 2019. Pertemuan bertujuan untuk mempererat hubungan diplomatik kedua negara.
" Kita harus berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan bangga manapun. 1.000 kawan terlalu sedikit, 1 musuh terlalu banyak," kata Prabowo, di akun Twitter resminya, Senin, 30 Oktober 2019.
Menurut Prabowo, Indonesia dan CHina sepakat bahwa kedaulatan antar dua negara adalah hal yang utama. Kedua negara juga memandang stabilitas dari sebuah negara dapat diukur jika rakyatnya merasa aman dan tidak hidup dalam ancaman, baik dari dalam maupun dari luar.

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian (Foto: Twitter/@prabowo)
Usai bertemu Xiao, Prabowo melanjutkan agenda kerjanya dengan mengunjungi Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 30 Oktober 2019.
Melalui twitter resmi pribadinya, Menhan Prabowo disambut langsung Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Melalui foto yang dibagikan, tampak upacara penyambutan militer kepada Prabowo Subianto. Prabowo tampak memberikan hormat kepada prajurit yang meyambutnya.
Dream - Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, tiba di kantornya menggunakan mobil Toyota Alpard. Meski milik pribadi, mobil Prabowo tersebut sudah terpasang logo Kemhan, 1-00.
Menurut Merdeka.com, Selasa 29 Oktober 2019, mobil Prabowo dikawal anggota patroli dan pengawalan Direktorat Lalu Lintas Polri. Seorang petugas membenarkan mobil tersebut merupakan milik Prabowo Subianto.
Sebelumnya, mobil Prabowo tampak terlihat di Sidang Kabinet perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019. Kala itu, mobil Alphard putih tersebut masih memakai pelat nomor B 108 PSD.
Kepala Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara, Piping Supriatna, mengatakan, mobil dinas baru untuk menteri yakni, Toyota Crown 2.5 HV G-Executive memang belum diserahkan. Dia berharap mobil dinas baru itu bisa segera dipakai para menteri.
" Belum, kami sedang menyelesaikan kelengkapan administrasinya. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama," ujar Piping.
Sumber: Merdeka.com/Ronald
Jemaah tersebut mendekat dan mencium tangan Prabowo. " Allahhu Akbar, takbir," kata jemaah yang lain kompak.
Ketika Prabowo jalan menuju mobil golf, kembali terdengar teriakan, " Selamat jalan pak presiden."
Saat ditanyai mengenai terpilihnya Wahyu Sakti Trenggono sebagai wakil menteri pertahanan, dia irit jawaban.
" Ya, iya. Bagus, bagus. Pak Trenggono ya bagus, reputasinya bagus," kata Prabowo.
(Sumber: Merdeka.com/Ronald)
Dream - Jokowi mengungkap alasannya memilih Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan. Dia menilai mantan Komandan Jenderal Kopassus itu kaya pengalaman di bidang pertahanan dan keamanan.
" Ya memang pengalaman beliau, pengalaman besar beliau ada di situ," kata Jokowi, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 24 Oktober 2019.
Menurut presiden bernama lengkap Joko Widodo ini, tak ada lagi istilah oposisi usai pertarungan pemilihan presiden 2019. Sudah saatnya Indonesia bergotong-royong.
" Kita masih menuju kepada sebuah proses demokrasi dalam bernegara ke depan," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
" Saya kira proses-proses kematangan, proses berdemokrasi ini memang kita, semuanya masih dalam proses, tapi saya melihat itu menuju sebuah koridor yang semakin baik ke depan," ucap dia.
Prabowo merupakan mantan rival Jokowi dalam dua pemilihan presiden. Pada 2014, Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla, sementara Ketua Umum Gerindra tersebut berpasangan dengan politisi PAN, Hatta Rajasa.
Sementara pada tahun ini, Jokowi berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin, yang merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia. Prabowo menggandeng Sandiaga Uno, pengusaha sekaligus politisi Gerindra.
Namun, pada dua pemilihan presiden itu, Prabowo kalah berturut-turut. Dan kini, Prabowo mengabdi sebagai Menteri Pertahanan.
Dream - Prabowo Subianto menyatakan meminta waktu untuk mempelajari dahulu tugasnya sebagai menteri pertahanan (Menhan) sebelum efektif bekerja. Saat ini, ketua umum Partai Gerindra itu akan fokus pada serah terima jabatan dengan Menhan lama.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai dilantik presiden Joko Widodo sebagai Menhan menggantikan Ryamizard Riyacudu.
Tidak banyak pernyataan yang disampaikan Prabowo usai dilantik. Dia mengaku harus segera menuju Gedung Kemenhan untuk serah terima jabatan.
" Mungkin ada proses serah terima," kata Prabowo di Istana Negara, Rabu 23 Oktober 2019.
Prabowo mengatakan butuh waktu untuk mempelajari situasi terkini. Dia akan berkoordinasi dengan jajaran staf Kemenhan terkait hal ini.
" Saya akan belajar dulu situasi terakhir baru kita bisa bekerja," ucap Prabowo.
Dream - Dua petinggi Partai Gerindra, Edhy Prabowo dan Prabowo Subianto masuk ke jajaran kabinet Indonesia Maju.
Edhy dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Adapun Prabowo didapuk sebagai Menteri Pertahanan.
Persahabatan dua petinggi Partai Gerindra itu terjalin sejak lama. Dalam unggahan yang dibuat Tb Ardi Januar di Facebook, dua tokoh itu bersama-sama meninggalkan Indonesia di masa reformasi.
" Akhir 98, Prabowo memilih pergi ke Yordania untuk menenangkan diri dari derasnya fitnah politik huru-hara. Edhy Prabowo menjadi orang yang setia mendampingi kala itu," tulis pemilik akun tersebut.
Ardi menyebut, dalam satu malam di kamar sebuah hotel, Prabowo berbaring di atas ranjang sementara Edhy di kasur bawah. Keduanya sama-sama menatap langit-langit kamar. Edhy dan Prabowo bercakap singkat sebelum tidur.
" Ed, uang kita tinggal berapa?" tanya Prabowo.
" Masih cukup lah Pak," jawab Edhy.
" Habis dari sini kita pergi kemana lagi ya Ed?" ucap Prabowo.
" Terserah Bapak aja. Saya akan ikut mendampingi," kata Edhy.
Ardi mengatakan, hingga kembali ke Tanah Air, Edhy dan Prabowo membangun bisnis dari bawah dan menggalang organisasi petani.
Perjuangan Edhy dan Prabowo berlanjut mendirikan partai politik dan memperjuangkan cita-cita para pendahulu bangsa dan hingga detik ini pula, komitmen setia bersama itu masih terjaga.
" Selamat bertugas dua ksatria tercinta," tulis pemilik akun itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya