Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Hijabers Amerika
Dream - Latasha, seorang Amerika yang dibesarkan dalam keluarga agama yang ketat. Dia memeluk Islam setelah memperhatikan cara berpakaian perempuan muslim dan kesederhanaannya.
Saat berusia 16 tahun Latasha menjadi sangat taat dalam agamanya. Namun semakin Latasha banyak membaca kitab agamanya, dia justru semakin tidak menemukan jawaban tentang berbagai pertanyaan yang ada di hatinya.
Bahkan untuk mendapat jawaban tentang keraguannya itu, Latasha bersekolah di sebuah sekolah khusus membahas kitab suci agamanya saat usianya menginjak 20 tahun.
Namun tetap saja dia merasa tidak menemukan jawaban. Semakin dia banyak belajar, malah makin banyak pertanyaan yang muncul. Akhirnya dia mengundurkan diri dari sekolah tersebut.
Satu malam, Latasha menyalakan TV dan menonton berita tentang Irak. Saat itu dia menyaksikan seorang perempuan berhijab dan menurutnya itu perempuan tercantik yang pernah dilihatnya.
Meski tertutup kain dari ujung kepala hingga kaki, perempuan di berita itu terlihat sederhana dan menurutnya itu sangat indah. Latasha tahu perempuan itu muslim tapi dia tidak tahu keyakinan macam apa yang dipeluk muslim.
Latasha lebih senang kepada cara berpakaian perempuan itu. Hal ini memicu minatnya untuk mengetahui jenis pakaian perempuan itu. Terbersit di hati Latasha untuk menjadi seperti perempuan itu yang terlihat saleh dan sederhana. Dari sinilah perjalanan Latasha mendapatkan hidayah Islam dimulai.
Dia pun segera mencari kata-kata Muslim Woman Dress atau Muslim Woman Face Veil di internet. Dari sini, Latasha menemukan kata-kata baru seperti hijab dan niqab. Latasha pun rajin mencari-cari informasi mengenai hijab dan niqab namun dia belum menyelidiki tentang Islam.
Di satu sore saat tetangganya mengadakan acara, Latasha ikut bergabung. Dan entah bagaiamana, dia dan tetangganya itu terlibat dalam sebuah diskusi masalah agama.
Tetangganya itu mengatakan sungguh beruntung orang-orang Islam itu karena mereka berdoa hingga lima kali dalam sehari. Pasti Tuhan akan senang dengan mereka.
Latasha hanya mengangguk-angguk tanpa mengerti arah pembicaraan tetangganya itu. Namun dia segera berpamitan pulang dan langsung online untuk mencari tahu tentang keyakinan seorang muslim itu. Latasha sangat kagum pada keyakinan muslim dan sepertinya itu sejalan dengan pencariannya selama ini.
Tapi Latasha masih belum bisa langsung memeluk Islam. Minggu-minggu berikutnya dia bolak-balik ke masjid terdekat yang berjarak 50 mil untuk meminta informasi mengenai Islam. Bahkan dia juga membaca tentang Islam mulai dari pagi-pagi melalui internet.
Setelah beberapa bulan meneliti dan membaca, Latasha memutuskan untuk memeluk Islam. Dia pergi kembali ke masjid dan mengucapkan dua kalimat syahadat.
Latasha mengatakan setelah menjadi muslim, sebuah kedamaian telah memasuki hati dan jiwanya yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.
(Sumber: Onislam.net)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya