Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alexi Ryann Stafford Tewas 90 Menit Usai Makan Kukis.
Dream - Nasib tragis menimpa seorang gadis belia asal Amerika Serikat bernama Alexi Ryann Stafford. Masih berusia 15 tahun, Alexi meninggal dunia setelah menyantap kukis di rumah temannya pada 25 Juni lalu.
Menurut ibunya, Kellie Travers-Stafford, Alexi meninggal 90 menit setelah makan kukis mengandung kacang di rumah temannya.
Kellie mengatakan putrinya itu memang alergi terhadap kacang. Karena itulah dia selalu menjauhkan putrinya dari makanan yang mengandung kacang.
Tapi Kellie tidak menduga setelah 15 tahun menjaga putrinya agar jauh dari kacang tetap saja kecolongan di rumah temannya.
Melalui Facebook, Kellie menceritakan kronologis kematian putri cantik yang sangat disayanginya itu.
" Dia makan kukis yang bungkusnya sudah terbuka. Bungkusnya mirip dengan kukis yang biasa kami anggap aman untuk dia makan.
" Dia baru makan satu gigitan dan tiba-tiba mulutnya kesemutan," tulis Kellie.
Alexi rupanya sadar bahwa kukis yang dia makan mengandung kacang dan langsung pulang ke rumah.
Sampai di rumah, Alexi mengalami syok anafilaksis, sebuah kondisi yang ditandai dengan sesak napas, hilang kesadaran, hingga kematian.
Saat Alexi masih sadar, orang tuanya segera memberikan dua epi pen untuk mengatasi reaksi alergi. Setelah itu mereka menunggu tim medis datang untuk memberikan tindakan lanjutan kepada Alexi.
Sayangnya, kondisinya makin memburuk dan satu jam setengah setelah mengigit kukis itu, dia meninggal dunia.
Meski mengakui kesalahan fatal yang dilakukan Alexi karena tak membaca kemasannya, Kellie menyalahkan produsen kukis yang mengeluarkan produk dengan warna bungkus mirip.
Merek kukis yang dimakan Alexi yang menyebabkan dia meninggal memang sama dengan yang biasa dibelikan oleh orang tuanya.
Tapi ada satu perbedaan dari kemasan tersebut, yaitu tulisan Reese’s Peanut Butter Cups di ujung bungkusnya.
Kellie mengatakan saat Alexi mengambil kukis di rumah temannya, ujung bungkusnya sedikit terlipat sehingga putrinya tidak melihat tulisan tersebut.
(Sah, Sumber: Globalnews.ca)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya