Umat Muslim Diimbau Tak Terprovokasi Terompet Sampul Alquran

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 29 Desember 2015 17:31
Umat Muslim Diimbau Tak Terprovokasi Terompet Sampul Alquran
Kementerian Agama meminta masyarakat menyerahkan kasus ini kepada polisi.

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) meminta umat muslim tak terprovokasi oleh penjualan terompet berbahan sampul Alquran di sejumlah minimarket Alfamart di Kendal, Jawa Tengah. Masyarakat diimbau mempercayakan penanganan kasus ini kepada polisi.

“ Kami minta kepada masyarakat agar tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan kepada aparat hukum untuk menangani masalah ini dengan cepat,” kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Mukhtar Ali, sebagaimana dikutip Dream dari kemenag.go.id, Selasa 29 Desember 2015.

“ Demikian juga aparat Kementerian Agama di daerah sedang berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan setempat agar masalah ini tidak melebar,” tambah dia.

Kemenag, kata Mukhtar, memberi apresiasi kepada polisi yang segera menyita terompet-terompet berbahan sampul Alquran, setelah menerima laporan dari masyarakat. Sehingga kasus ini bisa dilokalisir.

“ Termasuk telah meminta keterangan kepada pimpinan puncak perusahaan CV. Aneka Ilmu yang pada tahun 2013 pernah memenangkan tender pengadaan Alquran di Kemenag,” imbuh Mukhtar.

Menurut dia, untuk memastikan keterkaitan antara pengadaan mushaf Alquran pada tahun 2013 dengan produksi terompet ini, diperlukan kehati-hatian. “ Sehingga benar-benar ditemukan bukti yang meyakinkan dan sah secara hukum,” kata dia.

Terompet-terompet itu dibuat oleh CV Ashfri Adv. Al Ashfrihana, pemilik perusahaan itu telah meminta maaf kepada masyarakat, khususnya umat muslim. Dia mengatakan, kasus ini terjadi karena kurangnya pengawasan.

“ Kami memohon maaf kepada seluruh elemen masyarakat atas kejadian ini,” kata Ashfrihana, sebagaimana dikutip Dream dari Merdeka.com

Beri Komentar