Menlu: Negara Lain Buktikan Vaksinasi Kurangi Kasus Aktif dan Kematian Covid-19

Reporter : Arini Saadah
Sabtu, 21 Agustus 2021 06:01
Menlu: Negara Lain Buktikan Vaksinasi Kurangi Kasus Aktif dan Kematian Covid-19
Menlu Retno sebut vaksinasi bisa mengurangi pasien rawat inap dan menekan angka kematian akibat Covid-19.

Dream - Vaksinasi telah terbukti bisa mengurangi pasien rawat inap dan angka kematian akibat Covid-19. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

Ia mengatakan akselerasi vaksinasi adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh banyak negara di dunia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menlu Retno menambahkan hasil analisis menunjukkan vaksinasi mampu mengurangi kemungkinan pasien dirawat dan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19.

" Data dari berbagai negara menunjukkan bahwa mayoritas mereka yang terinfeksi dan menjalani rawat inap adalah mereka yang belum divaksin," kata Retno saat siaran pers, Jumat (20/8/2021).

1 dari 2 halaman

Penyebaran Dua Kali Lebih Cepat

Kemudian, ia juga menjelaskan penyebaran Covid-19 pada 2021 ini dua kali lebih cepat dibanding tahun sebelumnya. Pada 4 Agustus 2021, lanjut Retno, kasus Covid-19 di tingkat global sudah mencapai angka 200 juta.

" Dunia hanya memerlukan waktu 6 bulan untuk mencapai 100 juta kedua. Sementara, 100 juta kasus pertama memerlukan waktu lebih dari 1 tahun, artinya terjadi penyebaran Covid-19 dua kali lebih cepat saat ini," terangnya.

Selain itu, Retno juga menambahkan, kawasan Amerika Utara mengalami kenaikan kasus virus corona sebesar 12 persen pada periode 12-19 Agustus 2021. Kenaikan kasus Covid-19 juga terjadi di kawasan Eropa sebesar 3 persen dan Oceania 24 persen.

Di samping itu, kawasan ASEAN mengalami penurunan kasus sebesar 0,4 persen. Akan tetapi beberapa negara di ASEAN masih mengalami kenaikan signifikan seperti Brunei Darussalam yang mengalami kenaikan 304 persen, Filipina 41 persen, Vietnam 12 persen, dan Thailand 6 persen.

" Kita di Indonesia alhamdulillah di periode tersebut dapat kembali menekan penyebaran kasus yaitu sebesar minus 22 persen," katanya.

2 dari 2 halaman

Vaksin AstraZeneca dari Belanda

Berbicara soal vaksinasi, Indonesia kembali kedatangan 450 ribu vaksin AstraZeneca dari Belanda melalui kerjasama bilateral, kamis malam (19/8/2021).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kedatangan vaksin tadi malam merupakan pemberian tahap pertama dari Belanda yang memberikan dukungan 3 juta dosis vaksin.

" Malam ini kita menerima 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca yang merupakan dose sharing dari Pemerintah Belanda. Kedatangan Astrazeneca merupakan tahap pertama dari komitmen pemerintah Belanda untuk memberikan dukungan 3 juta dosis vaksin bagi Indonesia melalui mekanisme kerja bilateral, dose sharing mechanism," jelasnya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar